PONTIANAK POST - Tim gabungan pencarian dan pertolongan (SAR) berhasil mengevakuasi sebanyak 188 korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 hingga hari ke-21 operasi pencarian, Sabtu (3/10). Jumlah tersebut terdiri dari 108 penumpang selamat dan 80 orang meninggal dunia, sedangkan 55 korban lainnya dinyatakan masih dalam pencarian petugas.
Kepala Basarnas Mohammad Syafii menyampaikan rincian data penumpang tersebut saat memimpin konferensi pers perkembangan operasi di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu malam. “Masih ada 55 korban yang belum ditemukan dari total 243 orang dalam manifes KM Virgo Transport 8," kata Syafii.
Menanggapi perkembangan terbaru pascaevaluasi, fokus operasi kini diarahkan ke beberapa titik krusial mencakup titik perkiraan, kemungkinan jalur hanyut, area permukaan laut, hingga wilayah pesisir yang berpotensi menjadi lokasi ditemukannya para korban.
"Fokus operasi pada saat ini bukan lagi pada jumlah kekuatan yang dikerahkan, tetapi bagaimana dapat melakukan reassessment terhadap 55 korban yang masih dalam pencarian,” ujar Syafii menjelaskan penyesuaian skema pencarian di lapangan.
Empat Fokus Evaluasi dan Perluasan Area Operasi
Dalam keterangannya, Syafii memaparkan bahwa evaluasi perkembangan operasi SAR saat ini dipusatkan pada empat poin utama. Poin tersebut meliputi perkembangan korban dan capaian operasi, pelaksanaan penyelaman beserta risiko keselamatan, hingga penyusunan rekomendasi strategi operasi lanjutan seiring berjalannya waktu.
Kecelakaan laut tersebut bermula saat kapal berada di posisi Laut Jawa pada Minggu (13/9) lalu, tepatnya pada koordinat 4°31’ Lintang Selatan dan 114°2’ Bujur Timur, atau berjarak kurang lebih 81 mil laut dari Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Proses pencarian kini menghadapi tantangan yang makin berat lantaran cakupan wilayah pencarian yang terus meluas dari titik awal kecelakaan.
“Perkembangan saat ini menunjukkan bahwa operasi telah memasuki tahap yang semakin kompleks karena area pencarian semakin luas dan metode pencarian harus disesuaikan dengan kondisi tim di lapangan,” kata Syafii menutup keterangannya. (ant)
Sumber : Antara