Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

AC Milan vs Venezia, Waspadai Krisis Pemain

Super_Admin • Rabu, 22 September 2021 | 12:43 WIB
Ante Rebic | Dennis Johnsen
Ante Rebic | Dennis Johnsen
MILAN,- AC Milan memulai Serie A 2021/2022 dengan hasil impresif karena sukses meraih 3 kemenangan dan 1 kali seri dalam 4 laga awal Liga Italia. Satu-satunya hasil imbang yang mereka dapat terjadi saat menghadapi Juventus di laga terakhir.

Hasil itu membuat Rossoneri saat ini memiliki 10 poin dan berada di peringkat 3 klasemen sementara Serie A. Sandro Tonali dan kolega memiliki poin yang sama dengan Inter Milan yang berada di posisi runner-up, dan selisih 2 poin dari Napoli di posisi teratas.

Tengah pekan AC Milan akan kedatangan tamu yang tidak bisa dipandang sebelah mata.Pekan ke lima ini AC Milan menghadapi Venezia akan berlangsung di Stadion San Siro Kamis (23/9) pukul 01:45 Wib. Jalannya pertandingan dapat disaksikan melalui live streaming Vidio Premier.

Pertandingan ini tentunya mengarah pada kemenangan tuan rumah. Namun krisis pemain yang dialami oleh AC Milan bisa membuat rekor impresif mereka terhenti. Pasalnya, pelatih Stefano Pioli tidak dapat menurunkan sejumlah pemain utamanya saat menghadapi Venezia pada tengah pekan ini.

Tiemoue Bakayoko, Davide Calabria, Olivier Giroud, Zlatan Ibrahimovic, hingga Rade Krunic, dipastikan absen. Sementara Simon Kjaer, dan Alessandro Pizzari juga masih diragukan dapat kembali tampil. Situasi ini membuat pelatih Pioli tidak memiliki banyak pilihan untuk merotasi timnya. Padahal, AC Milan memiliki jadwal kompetisi yang pada di musim 2021/2022.

Sementara di kubu Venezia, pelatih Paolo Zanetti menyebut timnya masih kurang pengalaman bermain di level tertinggi. Hal itu yang menyebabkan Venezia sudah 3 kali tumbang dalam 4 pertandingan Serie A dan baru 1 kali meraih kemenangan.

Dikutip dari Football Italia, Zanetti berharap Venezia mampu tampil maksimal untuk menang di setiap pertandingan. Oleh karena itu, ia berharap anak asuhnya bisa memperliharkan potensi terbaiknya supaya dapat meraih poin di kandang AC Milan.

"Kami sadar ini akan menjadi musim yang sulit bagi kami [bermain di Serie A] tetapi kami memiliki permainan yang bagus. Sayangnya, untuk meraih kemenangan di Serie A kami harus menunjukkan lebih dari sekadar permainan yang bagus," kata Zanetti, dikutip dari Football Italia.

Lini belakang pun menjadi masalah yang harus diselesaikan oleh Venezia. Meskipun tidak pernah kebobolan banyak gol dalam 1 pertandingan tetapi mereka sudah kebobolan 8 gol, atau rata-rata 2 gol per laga.

Dari rekor pertemuan AC Milan lebih unggul atas Venezia. Rossoneri 3 kali meraih kemenangan, dan 1 kali menderita kekalahan atas klub yang musim ini baru promosi ke Serie A tersebut. Namun, pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada musim 2001/2002 atau 19 tahun lalu, sehingga kekuatan skuad mereka pun telah berbeda.

Menunjukkan performa bagus di awal musim 2021/2022. Meski begitu, presiden Rossoneri, Paolo Scaroni, menegaskan membidik tiket ke Liga Champions lagi.Milan lolos ke Liga Champions musim ini setelah finis kedua di musim lalu.

Mereka kembali ke level tertinggi kompetisi antarklub Eropa setelah tujuh musim. Meski Milan menjanjikan, Scaroni tak mau mematok target tinggi. Dia tak mau membebani tim dengan raihan trofi, dianggapnya sebagai bonus saja.

"Saya seorang pebisnis, jadi saya tak mengerti soal harapan atau ilusi," kata Scaroni di Calciomercarto.

"Saya mengurus anggaran dan dengan anggaran kami, kami mengharap Milan bisa lolos ke Liga Champions. Lalu, tentu saja, kalau kami bisa mendapat lebih, kami akan senang," kata dia menambahkan.(int) Editor : Super_Admin
#Venezia #ac milan #serie A