Pada event ini, Machmud akan turun di tiga kelas, yakni kelas Sport 250 cc, Underbone 125 cc open dan Bebek Standar 120 cc open.
Pada kelas Bebek Underbond 125 CC, dirinya akan menggunakan motor Yamaha 125 Z, dan di kelas Bebek Standar 120 CC Open ia akan menggunakan motor Yamaha Tiara. Sedangkan untuk kelas Sport 250 cc, dirinya akan turun menggunakan Yamaha R25.
Pembalap senior yang pernah menjuarai berbagai ajang balap motor baik lokal maupun nasional ini mengatakan, turunnya kembali ia dalam ajang balap itu bukan untuk meraih kemenangan semata, namun ia ingin memberi motivasi kepada pembalap-pembalap muda Kalbar, kembali semangat meraih prestasi.
Meski usianya sudah tidak muda lagi, dirinya optimis bisa bersaing dengan pembalap-pembalap muda.
“Untuk kejuaraan ini, saya dan motor saya sudah siap. Saya juga selalu latihan fisik, artinya saya sudah siap untuk memacu motor-motor ini dengan pembalap-pembalap muda Kalbar khususnya Pontianak,” katanya.
Pada pertandingan nanti, Syarif Machmud mengaku akan berjuang habis-habisan.
“Saya akan berjuang habis-habisan. Kalau pun saya kalah, saya siap mengakui keunggulan dari pembalap lain. Karena usia saya yang seperti ini. Tapi, jangan sampai pembalap-pembalap muda justru yang kalah,” katanya.
Machmud memberikan apresiasi kepada penyelenggara ajang balap motor tersebut. Menurutnya, event ini akan dilaksanakan dengan prokes kesehatan yang ketat.
“Ajang balapan ini sangat ketat Prokol kesehatannya, Pembalap yang ikut harus sudah divaksin, mau masuk sirkuit harus antigen, dan menerapkan protokol kesehatan ketat, jadi bukan hanya sekedar balap saja,” katanya.
Ia pun berpesan kepada seluruh masyarakat agar selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid 19 dalam kehidupan sehari-hari, namun ia meminta untuk masyarakat tidak takut berlebihan.
“Kita wajib disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan dan wajib divaksin, namun jangan terhanyut dalam ketakukan terhadap virus ini, bila kita terhanyut kapan olah raga kita bisa maju, karena untuk menyehatkan tubuh juga diperlukan olah raga,”terangnya. (arf) Editor : Syahriani Siregar