Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Protes Atlet Tenis Meja Pontianak Dilarang Bertanding di Porprov

Misbahul Munir S • Minggu, 20 November 2022 | 14:39 WIB
Photo
Photo
PONTIANAK - Atlet Tenis Meja Kota Pontianak Henmadi dilarang bertanding pada Pekan Olahraga Provinsi Kalimantan Barat XIII. Larangan bertanding itu tertuang dalam SK Ketua Panitia PORPROV XIII Kalbar 2022 Nomor 01 Tahun 2022 Tentang Larangan Bertanding.

“Atlet ini merupakan atlet asli Kalbar, lahir di Pemangkat, Sekolah (SD, SMP, SMA) di Singkawang, dan orang tuanya masih tinggal di Singkawang. Administrasi Kependudukan baik KTP dan KK masih tercatat sebagai Warga Kalimantan Barat yang berdomisili di Kota Singkawang," Ungkap Ketua PTMSI Kota Pontianak Chandra.

Pada PORPROV 2022 ini, atlet dimutasikan ke Kota Pontianak dari Kabupaten Landak, namun telah mengikuti persyaratan-persyaratan sebagaimana yang diatur dalam Peraturan Mutasi Atlet dalam rangka PORPROV  Kalbar 2022.

Diantaranya Surat Permohonan Mutasi dari atlet bersangkutan, tertanggal 8 Agustus 2022. Surat Bukti Kesiapan Menerima dari PTMSI Kota Pontianak, tertanggal 8 Agustus 2022. Biaya Kompensasi atas mutasi dan Surat Rekomendasi Permohonan Mutasi Atlet dari PTMSI Kabupaten Landak, tertanggal 12 Agustus 2022.

Lebih dalam dia melanjutkan, saat Technical Meeting (TM) Porprov Tenis Meja tanggal 17 November 2022 pukul 13.30 WIB. Kabupaten Mempawah dan Kabupaten Sintang melakukan protes terkait atlet dimaksud dengan alasan tidak memberikan kontribusi untuk Kalbar.

“Hendmadi pernah memperkuat Kalbar pada PON 2008 di Kaltim, kemudian membawa Kalimantan Barat menjadi Juara 3 Nasional pada Kejurnas Tenis Meja 2009 di Yogyakarta. Lantas bagaimana bisa dikatakan tidak berkontribusi. Pada saat PRAPON 2019 di Kaltim, Hendmadi tidak dipanggil PTMSI Provinsi Kalbar, karena regulasi peserta di bawah usia 25 Tahun," Ungkap Chandra.

Kemudian, permasalahan ini dibawa untuk dibahas di KONI Provinsi Kalbar dengan Pimpinan Rapat, Sekum KONI Provinsi Kalbar, Erwin Anwar. Kemudian, KONI Provinsi Kalbar memutuskan melalui surat keputusan di atas, atlet ini dilarang bermain pada PORPROV 2022, dengan alasan mutasi atlet tersebut tidak sesuai dengan Peraturan Mutasi Atlet yang dikeluarkan oleh KONI Provinsi Kalbar (BAB V Pasal 13 Ayat b dan c).

“Segala persyaratan dan ketentuan mutasi atlet ini dari Landak ke Pontianak telah kami penuhi dan jalankan sebagaimana dalam Peraturan Mutasi Atlet. Pengprov PTMSI Kalbar menganggap tidak menerima surat tersebut. Padahal tanggal 12 Agustus 2022, kami sudah menyerahkan persyaratan-persyaratan tersebut kepada Sekretaris Pengprov PTMSI Kalbar. Kemudian Kabupaten Landak juga telah mengirimkan persyaratan tersebut via WA kepada Wakil Ketua Pengprov PTMSI Kalbar, namun pada saat mau di screenshot, WA Wakil Ketua Pengprov PTMSI Kalbar menggunakan mode “timer default/pesan timer” yang otomatis terhapus," ungkapnya.

Setelah pihaknya dan tim verifikasi KONI Kota Pontianak menjelaskan kepada Pengprov PTMSI Kalbar dan KONI Provinsi Kalbar, mereka tidak merespon dan masih menganggap surat/persyaratan tersebut belum diserahkan.

“Kami kecewa, apabila kami tidak mengikuti prosedur mutasi sebagaimana ketentuannya dan kabupaten asal (Landak) tidak menyetujui mutasi tersebut, kami bisa terima. Ini posisinya Landak sudah menyerahkan hak dan kewajiban atlet ini kepada Kota Pontianak, kami juga telah melengkapi seluruh persyaratan yang telah ditentukan, namun karena hal-hal non teknis, atlet kami malah diboikot.” Ungkap Chandra.

Padahal atlet ini diproyeksikan bukan hanya di PORPROV ini. Proyeksikan ke depan untuk Kalimantan Barat. Sebab atlet ini sangat potensial untuk membantu Tenis Meja Kalbar pada PRAPON 2023 di Sumut. "Saya khawatir mental atlet ini down, Hendmadi telah berlatih keras untuk persiapan PORPROV ini, tiba-tiba hari H tidak bisa main karena diboikot. Hal-hal ini akan menjatuhkan semangat dan mental atlet. Jangan hanya karena ingin menjegal sesama Kalbar pada PORPROV ini, malah mengorbankan Kalbar di pentas nasional.” tegasnya.(iza) Editor : Misbahul Munir S
#Atlet Tenis Meja Pontianak #protes #Dilarang Bertanding #Porprov Kalbar XIII