Menariknya, kali ini tim Indonesia banyak menurunkan pemain belia. Kendati harus melawan tim dengan tradisi kuat di olahraga bola tangan, mereka tak gentar. " Keunggulan Indonesia di dominasi pemain pemain muda U20, untuk jangka panjang menjadi harapan masa depan tim yang kuat," ujar ofisial tim,
Abdul Kadir. "Kesiapan Indonesia sangat terbatas, namun cukup mampu bersaing dengan negara yang sudah sering mengikuti kejuaraan asia, dunia, dan internasional," sambungnya.
Ofisial tim lainnya, Suryadi Gunawan menimpali, prestasi ini patut di syukuri karena bola tangan di Asia Tenggara sudah sangat maju. "Prestasi yang raih menjadi modal Asosiasi Bola Tangan Indonesia untuk mencapai prestasi tingkat dunia," katanya.
Sementara itu, Pembina ABTI Pusat Rudyzar Zaidar Mochtar menyebut prestasi ini menjadi momentum bagi pembinaan bola tangan nasional untuk lebih baik lagi. "Untuk pencapaian ini tentu saya belum puas. Karena jika persiapan lebih baik maka bukan tidak mungkin menghasilkan lebih baik lagi. Namun ini merupakan momentum terbaik Asosiasi Bola Tangan Indonesia dalam rangka pembinaan yang berjenjang baik bola tangan Indoor mau pun beach atau pantai. Dari Kejurnas, Pra-PON, PON, Seagames, Asiagames, dan Olimpiade," ujarnya.
Ketua Umum Pengurus Pusat ABTI Zulfydar Zaidar prestasi tersebut menjadi penyemangat pihaknya dalam melakukan pembinaan olahraga bola tangan. Dia menuturkan, di akhir tahun 2022, pada bulan Desember 4 - 11 juga akan digelar Kejurnas.
"Sesuai arahan KONI pusat, kami Pengurus Pusat ABTI melaksanakan Kejurnas Beach dan Indoor di Jakarta, ini merupakan salah satu kegiatan seleknas untuk Kejuaraan Beach Asia dan juga tuan rumah, yang akan di laksanakan pada bulan Maret 2023. Sedang bulan Agustus 2023, ABTI Indonesia akan mengikuti dan tuan rumah Kejuaraan dunia Bola Tangan yang di laksanakan di Bali, sedangkan, bulan September 2023 kami melakukan Pra-PON," sebutnya.
Pihaknya berharap Kemenpora memberikan perhatian kepada ABTI dalam rangka kegiatan dan Pemusatan latihan Nasional guna menghadapi Asia Beach dan World Beach tahun 2023.
"Dalam kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua KOI yang telah memberikan dukungan dan Ketua Umum KONI yang telah memberikan arahan arahan.
Dengan kemenangan di Bangkok ini tentu kami berharap Beach di PON di Aceh dapat di pertandingan sesuai nomor pertandingan yang berjenjang hingga tingkat dunia.' ucapya.
"Kami atas nama Pengurus Pusat mengucapkan selamat kepada atlet dan ofisial yang telah mengharumkan nama Indonesia. Dan terima kasih kepada KONI di tingkat kabupaten dan kota maupun Dispora yang telah memberikan dukungan kepada atlet-atletnya," pungkas Zulfydar. (ars) Editor : Misbahul Munir S