Total CR7 –inisial khas Ronaldo– sudah menorehkan 8 gol di Piala Dunia. Perinciannya sebelum di Qatar adalah mencetak 1 gol di Jerman (2006), 1 gol di Afrika Selatan (2010), 1 gol di Brasil (2014), dan 4 gol di Rusia (2018).
Tapi, tidak sedikit yang mempersoalkan gol Ronaldo ke gawang Ghana. Pelanggaran bek Ghana Mohammed Salisu terhadap striker yang baru saja diputus kontraknya oleh Manchester United itu terlalu soft. Tapi, wasit Ismail Elfath asal Amerika Serikat menganggapnya layak dihukum penalti. Elfath juga tidak meminta VAR (video assistant referee) untuk terlibat dalam penilaian.
Mantan wasit top asal Inggris Mike Dean menilai penalti tersebut tidak semestinya diberikan.
”Dari sudut pandang wasit, insiden itu bukan pelanggaran (yang layak dihukum penalti, Red). Tetapi memang bukan kesalahan wasit,” ucap Dean yang pensiun sebagai wasit lapangan per 22 Maret lalu atau setelah 37 tahun kepada beIN Sports.
Dean menyoroti wasit VAR yang memilih tidak terlibat. Padahal, ada protes dari para pemain Ghana yang merasa tidak terima dengan keputusan wasit Elfath.
”Dalam opini saya, VAR semestinya terlibat dan mengajak wasit (Elfath, Red) untuk meninjau insiden tersebut. Mungkin ada kesalahan teknis yang bisa diketahui ketika wasit melihat layar (meninjau VAR),” imbuh Dean yang musim ini dipercaya sebagai wasit VAR di Premier League. (ka/c9/dns) Editor : Syahriani Siregar