Atlet binaraga yang tergabung dalam Team K berhasil menggondol sejumlah medali dalam ajang FIF International Mortal Battle 2023 di Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (26/11). Tak tanggung-tanggung, dalam kompetisi internasional tersebut, tim dari Kalimantan Barat ini berhasil menyabet tiga emas dan dua perak sekaligus.
Siti Sulbiyah, Pontianak
PERSIAPAN yang dilakukan selama tiga bulan lamanya kini membuahkan hasil. Nama Dodi (36) disebut sebagai Juara 1 dalam kelas Men Classic dalam ajang FIF International Mortal Battle 2023 di Kuala Lumpur, Malaysia. Dodi pun tak menyangka dengan torehan ini.
"Tentunya tidak menyangka karena lawannya dari berbagai macam negara tetapi aku sangat beruntung karena bisa menjadi nomor satu pada ajang bergengsi ini," tuturnya, dihubungi Pontianak Post, Selasa (28/11).
Lebih berkesan lagi, FIF International Kuala Lumpur jadi ajang internasional pertama yang diikutinya. Dodi menceritakan, persiapan sebelum ajang ini digelar adalah masa yang cukup berat dan menantang.
Ia harus melatih fisik dan menjaga makan. Asupan makanan memang harus terjaga dengan baik.
"Menjaga pola makan (tantangannya), karena jujur aku orangnya pecinta kuliner," jelasnya.
Ketika persiapan, hampir semua makanan yang biasa dikonsumsinya tidak boleh dimakan. Mulai dari gorengan, santan, makanan siap saji, hingga yang banyak tepung.
Adapun yang bisa ia makan hanya dada ayam utuh yang diproses dengan air fryer, rebus, hingga dipanggang. Ia juga makan sayur-sayuran dan labu.
Namun, usahanya memperbaiki fisik dengan menahan nikmatnya aneka makanan kesukaannya itu ternyata berbuah manis. Titel juara bisa direbutnya.
"Harapannya, semoga bisa jadi lebih baik lagi, dan bisa terjun ke level yang lebih tinggi lagi untuk membawa nama Indonesia, khususnya Pontianak dan Kalbar," pungkasnya.
Rasa bangga juga dirasakan oleh Agus Asriansyah (35). Anggota Polres Kubu Raya ini berhasil menyabet emas dalam kelas Bodybuilding Under 80 kg Open.
“Baru pertama kali saya turun di ajang Internasional, dan langsung menang dapat juara 1,” katanya.
Sebelumnya, ia mengikuti kompetisi lokal dan menyabet juara empat. Sebelum bertanding, persiapan dilakukannya selama empat bulan.
Agus yang juga seorang polisi tentu memiliki kesibukan di instansinya.
Nah, di sela kesibukan tersebut, ia menyempatkan diri berlatih dan menjaga asupan serta pola makan.
Dirinya pun mengucapkan terima kasih kepada K-Gym Fitness Center yang telah memfasilitasi dirinya hingga bisa seperti saat ini.
Ia juga berterima kasih kepada KONI Kalbar dan kepolisian yang telah mengizinkannya berprestasi sebagai binaragawan.
“Ke depannya saya fokus untuk buat membesarkan badan,” tuturnya.
Dalam ajang internasional itu, ada lima atlet binaraga K Team yang ikut serta. Kelima-limanya berhasil mendapatkan medali, yakni tiga emas dan dua perak.
Ahian Suyadi, Owner K Gym Fitness Center, tempat di mana para binaragawan ini dilatih, merasa bersyukur atas torehan para atletnya di ajang internasional tersebut.
Apalagi, partisipasi peserta datang dari berbagai negara, seperti Malaysia, Singapura, India, Rusia, Philipina, dan lain sebagainya.
Dirinya pun mengajak banyak pihak untuk bersama-sama memunculkan atlet-atlet binaraga yang berprestasi.
"Lets together we make Indonesia great again in bodybuilding," ajaknya dalam bahasa Inggris.**
Editor : Syahriani Siregar