PONTIANAK - Untan Karate Club (UKC) kembali mendobrak dengan meraih juara umum ketiga pada Kejuaraan Karate FORKI Landak, di Ngabang pada 23-25 Agustus 2024, pekan lalu.
Dengan menyertakan hanya 19 atlet, UKC mampu merebut 5 medali emas, 1 medali perak dan 3 medali perunggu untuk kategori Open.
Para atlet UKC juga merebut 4 medali emas, 4 medali perak dan 1 medali perunggu untuk kategori festival.
UKC sangat dominan pada KATA dan Kumite untuk kelas Pra pemula Putra, Pemula Putri, dan Kadet Putra/i. Sebagai catatan, UKC juga menyumbangkan 4 atlet untuk bergabung dengan tim FORKI Kota Pontianak.
Tak hanya itu UKC juga mengirimkan sebanyak 18 atletnya ke ajang Kapolri Cup di Cibinong Kabupaten Bogor pada 26-28 Juli 2024 lalu.
Dalam 30 tahun kiprahnya di dunia karate, UKC semakin jaya dengan menorehkan prestasi luar biasa pada ajang kejuaraan tersebut.
Tak tanggung-tanggung UKC berhasil membawa pulang 3 medali perunggu pada kategori Open. Tak hanya itu, UKC juga memborong 11 medali emas, dan 5 medali perak pada kategori festival.
Pada perebutan Kapolri Cup National Open Karate Championship, baik kelas Kumite maupun KATA mampu bersaing dengan atlet-atlet handal provinsi lain.
Sensei Krisman Samosir (DAN V) mengungkapkan rasa bangganya atas prestasi yang diraih atlet- atlet asuhannya.
"Anak-anak berlatih keras hampir setiap hari tanpa lelah," katanya yang akrab disapa Sensei Ucok.
Kekompakan dan semangat pantang menyerah menjadi modal utama kami selalu mengukir prestasi.
Baca Juga: Kapolres Cek Kesiapan Pasukan Jelang Pengamanan Pilkada Sanggau 2024
Dia juga menyampaikan seluruh atlet UKC akan segera mempersiapkan diri kembali menghadapi kejuaraan berikutnya.
Sensei Ucok juga mengakui bahwa dalam beberapa waktu terakhir menghadapi kendala terkait ketersediaan tempat latihan yang kurang representatif, kurangnya fasilitas matras latihan dan anggaran pembinaan yang terbatas.
“Akan tetapi kami tetap bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Rektor UNTAN, Walikota dan Suporter UKC yang selalu mendukung kami untuk berprestasi”, ungkapnya.
Total atlet yang ikut pada Kapolri Cup tidak kurang dari seribu atlet dari seluruh Indonesia dan UKC mengirim 19 atlet.
"Berdasarkn medali yang diperoleh, UKC menempati urutan 43 dari 83 kontingen yg berpartisipasi dalam kejuaraan, jadi UKC masih berada di posisi pertengahan," ungkapnya.
Sedangkan untuk kejuaraan di Kabupaten Landak total atlet yang ikut berpartisipasi 600 an atlet.
UKC menempati posisi juara umum 3 dari 28 kontingen yang ikut. Urutan 1 dan 2 diduduki Forki Landak dan Forki Kota Pontianak.
UKC patut berbangga, sebagai ranting atau Dojo dengan tim yang hanya berjumlah 18 atlet namun mampu bersaing dengan dua tim forki.
"UKC patut berbangga walaupun dengab atlet yang minimalis sebagai salah satu ranting/dojo yang ada di Kota Pontianak mampu menyaingi Forki Kota Pontianak dan Forki Landak dalam perolehan medali," tutup Sensei Ucok.(mif/r)
Editor : Miftahul Khair