ACEH - Kontingen angkat besi PON Provinsi Kalimantan Barat mulai melakukan latihan ringan sebagai persiapan tanding di Aceh, pada Senin (2/9) pagi. Secara keseluruhan Restu Anggi cs dalam keadaan fit dan siap untuk berlaga.
“Kondisi fisik anak-anak lumayan. Sekarang latihan kecil jelang menghadapi pertandingan yang akan dimainkan pada 5 sampai 10 September ini,” ujar Pelatih Angkat Besi Kalimantan Barat, Sukandi.
Untuk latihan tadi (kemarin) materinya ringan. Sebab dia lebih mementingkan pada kebugaran para atlet. Tujuannya agar saat mereka bertanding nanti dapat mengangkat beban secara maksimal.
Lebih dalam kata dia, untuk saat ini terdapat tiga atlet yang kondisi berat badannya masih kurang. Sebagai upaya untuk menaikkan berat badannya, pihaknya berupaya melakukan penambahan asupan makanan untuk para atlet ini.
Seperti atlet yang akan turun di kelas 49 kilogram berat badannya berada di 46 kilogram. Kekurangan berat tiga kilogram ini akan merugikan para atlet. Oleh sebab itu, berat badannya harus ditambah agar saat bertanding nanti dapat menambah power angkatannya.
“Solusi saat ini kita harus tambah berat badannya. Makanya kami (pelatih) berupaya dalam memberikan asupan makanan tambahan bagi para atlet ini,” ujarnya.
Ditanya soal target medali, peluang itu masih ada. Apalagi salah satu atletnya di Pra PON lalu, berhasil meraih medali emas. Namun untuk saat ini pastinya semua provinsi sudah menyiapkan atletnya untuk bertarung di PON Aceh ini.
KONI Kalbar sendiri menargetkan angkat besi menyumbang satu medali emas. “Akan kita usahakan agar medali emas bisa dibawa Kalbar,” ujarnya.
Selain peluang medali emas atas nama Restu Anggi, peluang medali juga kemungkinan bisa diraih oleh atlet angkat besi lainnya. Mudah-mudahan bisa memberikan yang terbaik bagi Kalbar.
Di tempat sama, Fisioterapi PON Kalimantan Barat, wilayah Aceh, Suryani mengatakan bahwa kondisi anak-anak dalam keadaan baik. Memang terdapat keluhan seperti sakit bahu usai latihan, menurutnya ini karena efek latihan. “Kita sudah berikan masase pada atlet. Kemudian para atlet juga akan kita berikan tapping untuk mengurangi nyeri, bagi atlet intens latihan ini suatu yang normal” katanya.
Mudah-mudahan di pertandingan nanti mereka dalam keadaan fit, sehingga akan berpengaruh pada hasil tanding mereka dengan harapan masyarakat Kalbar pada mereka bisa meraih medali.(iza)
Editor : A'an