ACEH - Kontingen Cabang Olahraga Patanque berhasil menyumbangkan dua medali di Pekan Olahraga Nasional (PON) wilayah Aceh yang dimainkan di Lapangan Petanque Sport Center Unsyiah, Rabu (11/9). Dua medali itu diberikan pada kategori shooting women atas nama Thersia Yuni medali perunggu dan single women medali perak atas nama Angelie.
Keberhasilan dua atlet petanque Kalbar meraih dua medali sekaligus memang tak disangka. Sebab di dua kategori ini diikuti oleh atlet sekelas tim nasional petanque Indonesia.
Meski begitu dua atlet petanque Kalbar bermain bagus. Angelie dikategori single women mampu mengalahkan juara Pra PON asal Jabar. Di babak semi final, diia berhasil mengalahkan pemain Aceh yang juga pernah masuk skuad Tim Nas Petanque Indonesia. Langkah Angelie terhenti di babak final, setelah melewatkan pertandingan alot melawan atlet Riau dengan skor 8-13. Sedangkan Thersia Yuni harus mengakui keunggulan Jateng setelah kalah 16-32.
Ketua KONI Provinsi Kalimantan Barat Fachrudin Siregar mengatakan secara keseluruhan anak-anak bermain dengan baik. Menurutnya olahraga petanque ini membutuhkan konsentrasi dan fokus yang tinggi. Oleh sebab itu dibutuhkan ketenangan ketika bermain di lapangan.
Kata dia masih ada dua kategori yang akan dimainkan di petaque ini. "Saya minta anak-anak bermain lepas. Kemudian harus fokus dan konsentrasi. Mudah-mudahan cabor petanque bisa sumbang emas," pintanya.
Di tempat sama Pelatih Petanque Kalbar Muhammad Sabransyah mengatakan semangat anak-anak ikut bertanding di PON ini luar biasa. Kekuatan tim petanque Kalbar ada di semangat yang tinggi.
Diapun percaya jika petanque Kalbar bisa memberikan medali buat Kalbar. Utamanya di dua kategori yang akan dimainkan pada Jumat dan Senin depan mendatang.
"Dua medali perak dan perunggu ini menambah kembali raihan medali buat kontingen Kalbar," ujarnya.(iza)
Editor : A'an