Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Dewi Keberuntungan Belum Berpihak Kalbar, Sandia Sumbang Perunggu di Hapkido

A'an • Kamis, 12 September 2024 | 17:54 WIB
Sandia (merah)saat berhadaan dengan atlet asal Aceh di babak semi final.
Sandia (merah)saat berhadaan dengan atlet asal Aceh di babak semi final.

ACEH - Sandia Arum Atlet Hapkido under 45 kilogram menyumbang medali perunggu untuk Kontingen Pekan Olahraga Nasional (PON) Kalimantan Barat. Bermain di Gedung KONI Aceh, Kamis (12/9) pagi, sebetulnya dia suda bermain dengan baik. Namun sayang dewi fortuna belum memayungi Kalbar.

Sandia Arum bermain keras saat menghadapi atlet dari Hapkido asal Kalsel. Buktinya tak memakan waktu lama. Dia bisa meng KO kan lawannya dan berhasil maju ke babak selanjutnya untuk bertemu dengan atlet tuan rumah Aceh.

Melawan Aceh sebetulnya, fisik dan teknik Sandia berada di atas rata-rata. Pelatihnya Rusli juga optimis jika Sandia mampu mengalahkan atlet Aceh itu. Sebab beberapa kali pertemuan, melawan atlet asal Aceh itu, Sandia selalu menang.

Namun diakui, untuk pertandingan kali ini dia bermain di rumah sendiri. Intervensi suporter tuan rumah terhadap wasit dipandangnya membuat posisi Sandia tak untung. Sebab beberapa kali pandangannya tendangan yang harusnya masuk dan menambah poin Sandia justru tak diiakan oleh para dewan juri. “Cukup banyak saya melihat tendangan Sandia yang masuk dan harusnya itu menjadi poin,” ujarnya kepada Pontianak Post.

Kemudian di satu meni akhir pertandingan, posisi Sandia memang masih unggul dua poin. Diapun melihat Sandia bermain begitu agresif. Namun saya beberapa kali pihak lawan justru mendapatkan poin dan unggul dari Sandia.

“Saya lihat Sandia agresif di waktu satu menit akhir. Di waktu satu menit ini semua bisa terjadi. Makanya saya tidak minta Sandia mengendorkan serangan. Kecuali jika waktu sisa 30 detik, ini boleh menghindar dengan catatan posisi poin kita yang unggul. Tetapi yang terjadi inikan sebaliknya,” ujatnya.

Kata dia, kembali lagi di hasil akhir. Meski posisi Sandia unggul secara teknik dan fisik, namun inilah olahraga. Meski dia pribadi berat menerima kekalahan ini. Apalagi beberapa tendangan Sandia yang dianggap menghasilkan poin justru tak ada diberikan poin untuk Kalbar.

Dengan hasil ini, Hapkido Kalbar menyumbang satu medali emas dari Debvi dan satu medali perunggu ini dari Sandia. “Kami sudah berupaya untuk bermain baik dan mengharumkan nama Kalbar. Dari tiga atlet yang turun, dua atlet mendapatkan medali. Sayang satu atlet belum bisa menyumbang medali karena mengalami cidera saat bertanding,” tutupnya.(iza)

Editor : A'an
#kalbar #pon #hapkido #atlet