ACEH - Tim Petanque PON Provinsi Kalimantan Barat betul-betul menjadi kuda hitam yang menakutkan bagi tim dari provinsi lain. Turun di empat kategori, tiga kategorinya berhasil meraih medali. Tambahan medali perunggu ke tiga disembahkan oleh Ahmad Rosadi di kategori Single Man.
Dimainkan di Lapangan Petanque Sport Center Universitas Syiah Kuala Aceh, Jumat (13/9) lawan Ahmad Rosadi kebanyakan mantan pemain Tim Nasional Indonesia petanque.
Meski demikian, Ahmad tak gentar. Di babak pertama, mental Ahmad langsung diuji ketika berhadapan dengan atlet tuan rumah asal Aceh. Ahmad bermain tanpa beban. Alhasil dia mampu mendominasi permainan. Poin demi poin dia kumpulkan. Hingga skor akhir berpihak pada Kalbar 13-5.
Lawan ke dua Ahmad betul-betul berat. Atlet dari Jatim pernah memperkuat tim nasional Indonesia. Dipertandingan itu kejar-kejaran angka terjadi saat Ahmad bermain melawan atlet asal Jatim.
Diawal permainan Ahmad dibuat tertinggal oleh atlet Jatim. Bahkan Jatim terus memimpin hingga di pertengahan pertandingan. Ahmad tak putus asa. Poin demi poin dia kumpulkan. Trend permain ciamiknya menanjak hingga di akhir pertandingan dimana tak hanya pemain berdebar. Teriakan histeris juga berguncang di lapangan usai Ahmad mampu menang melawan Jatim dengan skor tipsi 12-10.
Medali perunggu sudah di tangan. Ahmad justru hilang fokus saat bertanding melawan atlet pétanque dari DKI Jakarta. Di awal-awal pertandingan malah Ahmad kecurian banyak poin.
Dia hanya diberikan satu poin. Sedangkan tim lawan sudah mengoleksi 11 poin. Dua poin lagi kemenangan Jatim di depan mata. Namun perlahan permainan Ahmad mulai membaik. Fokus dan konsentrasi mulai di jalurnya. Poin demi poin dikumpulkannya.
Namun karena jarak angka yang didapat Ahmad dan lawan terpaut jauh. Membuat Ahmad tak mampu memenangkan pertandingan itu. Skor pun berakhir untuk kemenangan DKI Jakarta 13-8. Di pertandingan itu, Ahmad hanya bisa mempersembahkan satu medali perunggu untuk Kalbar.
Tim Petanque Kalbar ini menjadi kuda hitam di PON Aceh. Turun di empat kategori, yaitu single women, shooting women, single man dan triple mix hingga hari ini (kemarin) mereka berhasil mengumpulkan tiga medali. Satu medali perak dan medali perunggu. Untuk kategori triple max, tim pétanque Kalbar akan kembali bermain Senin (16/9). Jika tim pétanque Kalbar bisa kembali menyabet medali, maka kesemua atlet patenque yang ikut serta di PON Aceh, berhasil membawa medali ke Kalbar.
Sebagai informasi, Kontingen PON Kalbar sudah mengoleksi 13 medali. Diantaranya satu medali emas dari hapkido, tiga medali perak daro cabor angkat besi, pétanque dan anggar. Terakhir sepuluh medali perunggu masing-masing di cabor pétanque dua medali perunggu, angkat besi dua medali perunggu, panjat tebing, triathlon, aeromodelling dua medali perunggu, hapkido dan catur.(iza)
Editor : A'an