PIALA Liga memang bukan ajang favorit klub top Premier League dalam memburu trofi juara. Seperti Manchester City dan Chelsea yang memilih merotasi skuad utamanya dalam laga putaran keempat kemarin (31/10). Konsekuensinya, City dan Chelsea sama-sama tereliminasi.
Di kandang Tottenham Hotspur, City takluk dengan skor 1-2. Chelsea pun menyerah 0-2 di kandang Newcastle United.
Bagi The Cityzens, julukan City, kegagalan musim ini makin menegaskan mereka tidak mau memburu trofi Piala Liga. Ini kali kedua beruntun City tersisih di putaran keempat. Sementara Chelsea mengalami penurunan karena musim lalu mereka berstatus finalis.
Meski kandas, City dan Chelsea tetap gembira. Seperti senyuman dari bibir pelatih City Pep Guardiola dan bomber Erling Haaland yang duduk manis dibenchmenyaksikan rekan-rekannya gagal mencetak gol penyama ke gawang Spurs.
’’Jawabannya sederhana (kenapa tidak memainkan Haaland, Red). Sebab,game plandi laga ini memang kami tidak memainkannya,’’ kata Pep kepadaSky Sports. Pep tidak mau Haaland cedera atau kelelahan mengingat striker berjuluk The Terminator itu merupakan pemain outfield yang paling sering turun di City.
”Kami paham, tidak ada lagi masa recovery bagi kami dalam waktu sepekan ini. Pemain kami pun tidak banyak. Aku tidak ingin membuang-buang tenaganya,’’ sambung Sang Filsuf, julukan Pep.
Seperti Pep, tactician Chelsea Enzo Maresca juga enggan memainkan Cole Palmer saat sudah tertinggal atas The Magpies, julukan Newcastle United. Palmer merupakan mesin gol Chelsea meski bukan posisinya gelandang serang (bukan striker).
Hanya, Maresca enggan mengungkap alasan tidak memainkan Palmer. ’’Bukan itu (sengaja menyimpan Palmer, Red). Tapi, karena Joao (Felix) dan Christo (Nkunku) bermain bagus. Karena itu, kami tidak perlu menggantinya,’’ kilah Maresca seperti dilansir The Chelsea Chronicle. (ren/dns)
Editor : A'an