JAKARTA - Timnas Indonesia akan memulai persiapan jelang melawan Jepang lebih awal. Skuad Garuda - julukan Timnas Indonesia - dipastikan bakal mulai berkumpul empat hari sebelum pertandingan kontra Samurai Biru, julukan Jepang, termasuk para pemain abroad.
Sesuai jadwal, Timnas Indonesia akan melakoni matchday kelima Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dengan menghadapi Jepang. Laga tersebut bakal dimainkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Jumat (15/11) malam pukul 19.00 WIB.
Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, mengatakan federasi akan melakukan pemanggilan kepada para pemain pada 10 November. Seluruh pemain, termasuk yang dari Eropa dan Amerika Serikat diharapkan sudah bisa bergabung keesokan harinya.
"(Pemain) dipanggil mungkin H-5 atau mungkin H-4 sampai di Indonesia. Dan, mereka cukup dengan latihan-latihan strategi habis itu sudah bisa ikut langsung tanding. Jadi, kita sudah menyiapkan semua juga," kata Arya Sinulingga ditemui di ASIOP Stadium, Rabu (30/10) malam.
Jika mengacu pada kalender FIFA, jadwal FIFA Matchday periode November 2024 berlangsung pada 11-19 November. Artinya, apa yang diharapkan PSSI seharusnya bisa terwujud, karena klub sudah harus melepas para pemainnya ke timnas masing-masing mulai 11 November, empat hari sebelum duel Timnas Indonesia vs Jepang.
Lantas, apakah persiapan dan latihan empat hari sudah cukup ideal? Arya menyatakan jangka waktu itu sudah cukup. Pasalnya, seluruh pemain Timnas Indonesia adalah pemain profesional dan Arya merasa tak perlu ada lagi yang namanya pemusatan latihan atau training camp (TC).
"Kesiapan saya rasa kan pemain kita semua profesional. Mereka bermain di klub-klub profesional juga, levelnya udah tinggi juga," tuturnya. "Enggak ada TC-TC-an, jadi enggak akan ada yang mengganggu liga. LIB enggak diganggu, apapun gak diganggu," tambah Arya.
Jika dibandingkan dengan periode-periode sebelumnya, empat hari latihan merupakan waktu persiapan terpanjang yang akan dimiliki Timnas Indonesia nanti.
Saat periode September contohnya, skuad Garuda hanya punya waktu berlatih tiga hari untuk melawan Arab Saudi pada matchday pertama Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Sebab, mereka banyak yang baru mendarat di Jeddah, Arab Saudi pada H-4 pada malam harinya.
Kemudian pada periode Oktober, sebagian besar pemain Timnas Indonesia juga tiba di Bahrain empat hari sebelum pertandingan alias pada 6 Oktober. Tapi, skuad baru lengkap pada 9 Oktober, sehari sebelum melawan Bahrain.
Dengan demikian, empat hari untuk berlatih bersama semestinya cukup bagi Timnas Indonesia memperkuat kekompakan dan mematangkan persiapan. Tentunya harapannya juga para pemain abroad bisa datang tepat waktu.
Lebih lanjut, Arya memastikan bahwa PSSI juga akan mempersiapkan diri dengan baik untuk menjadi tuan rumah melawan Jepang. Selain Jepang, Garuda juga bakal menjamu Arab Saudi empat hari kemudian.
"Untuk tamu kita pasti bikin baik. Kita kan semua tahu ya Indonesia itu sangat baik dalam menjamu tamu. Gimana supaya nanti Jepang, kemudian Arab Saudi juga nyaman di Indonesia. Itu yang akan kita usahakan," jelas Arya.
Bergabung Maret
PSSI juga memberikan kabar terkini terkait naturalisasi pemain FC Copenhagen, Kevin Diks. Menurut Arya Sinulingga, Kevin diharapkan dapat bergabung dengan tim nasional Indonesia pada Maret 2025.
Ia menambahkan, saat ini Kevin Diks sedang menjalani proses naturalisasi untuk dapat menjadi warga negara Indonesia (WNI). Namun karena pemerintahan Prabowo Subianto baru terbentuk, maka proses naturalisasi tersebut belum bisa dilakukan dalam waktu dekat.
“Seperti yang kami sampaikan ini masih proses kan, bahwa pemerintahannya saja masih seperti ini. Tapi kita optimis Maret,” kata Arya.
Ia juga menjelaskan bahwa selain karena pemerintahan baru, ada sejumlah hal lain yang membuat Diks belum bisa menyelesaikan proses naturalisasi dan dimainkan dalam laga kualifikasi November mendatang.
“Jadi kemungkinan berat (Kevin Diks) untuk main di November. Kalau ia mau main, itu harus H-7 terakhir data masuk. Main tanggal 15, berarti data masuk minimal tanggal 8. Atau tanggal 7. Tanggal 7, berarti harus sumpah di situ dan KTP, imigrasi, dan kawan-kawannya," bebernya.
Maka dari itu, jika semuanya berjalan lancar, maka Diks berpeluang memainkan dua pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026, saat Indonesia menghadapi Australia dan Bahrain. (jpc)
Editor : A'an