PONTIANAK - Pep Guardiola telah memutuskan untuk melanjutkan perjalanannya sebagai manajer Manchester City dengan menandatangani perpanjangan kontrak berdurasi dua tahun. Informasi ini diumumkan secara resmi oleh pihak City melalui laman resmi mereka pada Kamis waktu setempat atau Jumat dini hari WIB.
Dengan kontrak baru tersebut, Guardiola akan mencapai tonggak sejarah dengan lebih dari satu dekade melatih klub ini.
Sepanjang masa kepemimpinannya, Guardiola telah membawa City ke puncak kejayaan. Hingga saat ini, ia telah mengoleksi 18 trofi utama, termasuk enam gelar Liga Inggris dan satu gelar Liga Champions.
Ketua Manchester City, Khaldoon Al Mubarak, menyampaikan kebahagiaannya atas perpanjangan kontrak tersebut.
“Seperti semua penggemar City, saya gembira bahwa perjalanan Pep dengan Manchester City akan berlanjut. Membuat dedikasi, renjana, dan pemikiran inovatifnya untuk terus membentuk lanskap permainan,” ujar Al Mubarak.
Ia menambahkan, “Pembaruan (kontrak) ini akan membuat Pep melampaui satu dekade mengarsiteki Manchester City, dan memberi kesempatan untuk terus menulis ulang buku rekor manajerial.”
Guardiola sendiri mengungkapkan rasa bangganya terhadap klub ini. “Manchester City sangat berarti bagi saya. Ini merupakan musim kesembilan saya di sini. Kami telah mengalami banyak masa-masa indah bersama-sama. Saya memiliki perasaan yang sangat istimewa untuk klub sepak bola ini,” katanya.
Pelatih asal Spanyol itu berharap dapat menambah koleksi gelar bersama City dalam dua tahun ke depan. “Itulah mengapa saya begitu gembira untuk bertahan di sini dua musim lagi. Mudah-mudahan sekarang kami dapat menambahi trofi ke jejeran trofi yang kami miliki,” lanjutnya.
Kesuksesan City di bawah Guardiola juga mencatatkan sejarah. Klub ini menjadi tim putra pertama yang berhasil meraih empat gelar Liga Inggris berturut-turut pada musim lalu.
Musim sebelumnya, Guardiola sukses membawa City meraih treble winner dengan menjuarai Liga Inggris, Liga Champions, dan Piala FA. Selain itu, ia juga mencatat rekor luar biasa dengan membawa City meraih 100 poin dalam satu musim (2017/2018) dan menjadi klub Inggris pertama yang meraih empat trofi domestik dalam satu musim (2018/2019). (mif/ant)
Editor : Miftahul Khair