MANCHESTER - Luka goresan tampak jelas di hidung Pep Guardiola setelah Manchester City meraih hasil imbang 3-3 atas Feyenoord kemarin (27/11) dini hari WIB. Begitu pula di bagian kepalanya. Entah bercanda atau tidak, dia menyatakan bahwa itu hasil ulahnya sendiri.
“Ya, jariku, di sini (sambil melakukan gerakan cepat ke bagian hidung), kuku-kukuku. Saya ingin melukai diri sendiri,” tuturnya sambil tersenyum dilansir dari Associated Press.
Jika benar, maka itu menunjukkan betapa frustasinya Guardiola. City, tim yang dia bawa meraih gelar Liga Champions 2022-2023 dan juara Premier League berturut empat musim terakhir, seakan lupa caranya menang. Sempat unggul tiga gol hingga menit ke-53, The Citizens kemarin justru harus kebobolan tiga gol di 15 menit akhir.
Hasil laga matchweek kelima Liga Champions di Stadion Etihad itu memperpanjang catatan tanpa menang City menjadi enam pertandingan. Menurut Opta, City juga jadi tim pertama sepanjang sejarah Liga Champions yang unggul tiga gol hingga menit ke-75 tapi gagal menang.
“Pertandingan berjalan baik, 3-0 dan kami bermain bagus. Namun, kami kebobolan tiga gol karena kami tidak stabil,” kata Guardiola kepada Amazon Prime.
Ya, tiga gol di 15 menit akhir menunjukkan betapa rapuhnya City. Banyaknya pemain cedera sudah tidak bisa dijadikan alasan. Sebab, faktanya gol terjadi karena kesalahan pemain City. Seperti misalnya Josko Gvardiol yang mengirimkan umpan buruk kepada Ederson yang berakibat gol Anis Hadj Moussa menit ke-75.
“Kami mengalami masalah, tapi saya tidak tahu apakah itu masalah mental. Gol pertama seharusnya tidak terjadi, begitu juga kedua,” kata Guardiola. “Kami main bagus tapi tidak bisa memenangkan pertandingan,” lanjutnya.
Situasi kini menjadi begitu suram bagi City. Apalagi, selanjutnya mereka akan melawat ke markas pemuncak klasemen Liga Inggris, Liverpool pada Minggu (1/12) mendatang.
“Saat ini, saya belum siap untuk memikirkan itu (apakah City bisa lolos langsung ke 16 besar Liga Champions, Red). Kami harus pulih dan bersiap untuk pertandingan berikutnya. Jika kami tidak bisa menang seperti hari ini, maka sulit untuk melakukannya,” tuturnya. (ka/ady)
Editor : Miftahul Khair