Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Laga Sengit! SMA vs SMK Immanuel di Honda DBL with Kopi Good Day 2024 West Kalimantan Series 2024 Berakhir di Overtime

Miftahul Khair • Rabu, 11 Desember 2024 | 19:54 WIB
Laga sengit antara SMA Immanuel Pontianak dan SMK Immanuel 2 Sungai Raya di Honda DBL with Kopi Good Day West Kalimantan Series, Rabu (11/12).
Laga sengit antara SMA Immanuel Pontianak dan SMK Immanuel 2 Sungai Raya di Honda DBL with Kopi Good Day West Kalimantan Series, Rabu (11/12).

PONTIANAK - Sama seperti musim lalu, pergelaran Honda DBL with Kopi Good Day 2024 West Kalimantan Series kembali mempertemukan tim basket putra SMA Immanuel Pontianak melawan tim putra SMK Immanuel 2 Sungai Raya.

Laga memperebutkan tiket ke semifinal itu berlangsung sengit di GOR Perbasi Pontianak, Rabu (11/12).

Sudah panas sejak awal, duel antar Immanuel berlangsung dramatis. Kedua tim saling adu serangan hingga kuarter pertama berakhir dengan skor imbang 10 - 10.


Di kuarter kedua, kejar-kejaran poin terus terjadi hingga berakhir dengan skor 21 - 19, di mana skuad putra SMA Immanuel Pontianak unggul tipis.

Namun, di kuarter ketiga, putra SMK Immanuel 2 berhasil membalikkan keadaan dengan menorehkan 8 poin, hingga kuarter ketiga berakhir dengan skor 24 - 27 untuk keunggulan SMK Immanuel 2.

Masuk kuarter empat, tempo permainan semakin cepat. Suasana pertandingan semakin memanas, dengan kedua tim terus melancarkan serangan hingga laga usai dengan skor seri 33 - 33.

Babak overtime diberlakukan untuk menentukan pemenang dari duel ini. Dewi fortuna akhirnya berpihak kepada putra SMA Immanuel Pontianak, yang mengakhiri laga dengan kemenangan 46 - 40.

Kemenangan ini sekaligus menjadi akhir perjuangan putra SMK Immanuel II Sungai Raya untuk musim ini, sementara putra SMA Immanuel Pontianak melaju ke babak semifinal.

Justin Juan Gerald, pemain dengan nomor punggung 8, menjadi penoreh poin terbanyak untuk tim SMA Immanuel Pontianak dengan total 17 poin. Di pihak lawan, Stefanus Berea Gombo dengan nomor punggung 10 juga mencetak 17 poin untuk SMK Immanuel II Sungai Raya.

Andre Lim, asisten pelatih SMA Immanuel Pontianak, merasa senang dengan keberhasilan timnya melangkah ke semifinal.

"Perasaannya pasti senang, ya, apalagi event ini setahun sekali. Persiapannya pun sudah lama," kata Andre Lim.

Andre juga mengungkap tantangan yang harus timnya hadapi di DBL ini, terutama soal peraturan yang cukup ketat.

"Karena di DBL ada kekhususan dalam aturan bertanding. Semua pemain dalam tim harus dimainkan. Kalau di turnamen biasa, boleh tidak dimainkan. Tantangannya adalah mengatur bagaimana pemain-pemain sisa kita habiskan dulu, baru tim utamanya kita mainkan," jelas Andre.

Untuk semifinal, Andre berharap timnya bisa bermain lebih baik lagi. "Harapannya pasti di game berikutnya bisa bermain lebih baik lagi," pungkasnya. (sap)

Editor : Miftahul Khair
#honda dbl with kopi good day #West Kalimantan Series