PHU THO – Timnas Indonesia selalu mengalahkan Vietnam dalam tiga pertemuan terakhir di level senior. Pertama, menang 1-0 pada Piala Asia 2023 Qatar (19/1). Kedua, menang 1-0 pada ronde kedua kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Lalu, menang 3-0 di kandang Vietnam pada pertandingan leg kedua ronde kedua kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Tapi, sulit bagi timnas Indonesia mengulang hasil positif itu saat kembali bertemu Vietnam malam ini di Phu Tho Provincial Stadium dalam pertandingan fase grup Piala AFF 2024 (siaran langsung RCTI pukul 20.00 WIB). Sebab, situasi yang sedang dihadapi timnas Indonesia complicated.
Pertama, level kebugaran kedua tim jauh berbeda. Timnas Indonesia sedang didera kelelahan karena kali terakhir bertanding pada 12 Desember di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah. Tepatnya saat menghadapi Laos. Sementara itu, Vietnam kali terakhir bertanding pada 9 Desember menghadapi Laos. Artinya, Vietnam memiliki istirahat lima hari.
Persoalan timnas Indonesia berikutnya adalah harus bertanding tanpa Marselino Ferdinan. Gelandang serang milik Oxford United itu dipastikan absen karena mendapat kartu merah dalam pertandingan melawan Laos. Absennya Marceng –panggilan akrab Marselino– akan mereduksi aliran bola dari lini tengah ke lini depan.
”Laga besok (hari ini, Red) akan sulit dan berat bagi kami. Kami telah menjalani laga perdana di Myanmar. Itu adalah pertandingan tandang yang jauh. Setelah itu, kami melakukan perjalanan yang jauh kembali ke rumah. Dan, ini adalah laga ketiga kami pada Piala AFF 2024 melawan Vietnam. Jadwalnya sangat padat dan sibuk sehingga membuat kami sangat lelah,” ujar Shin Tae-yong (STY), pelatih timnas Indonesia, kemarin (14/12).
Pelatih asal Korea Selatan itu menambahkan, timnas Indonesia dan Vietnam memiliki materi pemain berbeda. The Golden Star Warriors –julukan timnas Vietnam– mengarungi Piala AFF 2024 dengan pemain-pemain yang kenyang pengalaman internasional. Sementara itu, Indonesia turun dengan mayoritas pemain U-22.
”Kalau berbicara pengalaman di skala internasional, jelas kami kalah dengan Vietnam. Karena itu, ini akan menjadi laga yang berat. Namun, saya berharap para pemain kami bisa mendapatkan pengalaman yang bagus pada laga kali ini. Kami akan berusaha semaksimal mungkin besok (hari ini, Red),” tutur STY.
Di sisi lain, pelatih timnas Vietnam Kim Sang-sik menilai timnas Indonesia memiliki banyak masalah. ”Setelah menyaksikan dua pertandingan Indonesia, saya melihat skuad mereka dipenuhi pemain muda. Mereka terlihat banyak masalah,” ujarnya. ”Saya telah menganalisis dengan saksama dan menyampaikan komentar tersebut kepada pemain. Kami akan memanfaatkan kelemahan itu, membuat mereka bekerja lebih keras, dan meraih hasil yang diinginkan,” tegas pelatih 47 tahun itu. (fiq/c19/ali)
Editor : A'an