Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Vois Basketball Juara WBL Season 2 Kategori Senior Putri

A'an • Kamis, 23 Januari 2025 | 10:49 WIB

 

MENANG: Tim senior putri Vois Basketball meraih kemenangan di ajang Women Basketball League (WBL) season 2 yang digelar 11-18 Januari 2025.
MENANG: Tim senior putri Vois Basketball meraih kemenangan di ajang Women Basketball League (WBL) season 2 yang digelar 11-18 Januari 2025.

PONTIANAK POST - Tim senior putri Vois Basketball meraih kemenangan di ajang Women Basketball League (WBL) season 2 yang digelar 11-18 Januari 2025. Di babak final, mereka mengalahkan tim putri Tenaga Baru dengan skor 55-41.

Laga final berlangsung sengit, seru dan menegangkan. Kedua tim menampilkan aksi jual beli serangan yang menunjukan kualitas mereka sebagai tim yang pantas melaju ke final WBL. Meski akhirnya Tim Tenaga Baru tak mampu mengejar poin di detik-detik akhir pertandingan. 

Pelatih Tim Vois Basketball Nico mengatakan, ini bukan laga pertama yang mempertemukan kedua tim. Namun, menjadi momentum yang pas bagi timnya untuk menunjukkan kualitas permainan. Apalagi kedua tim sama-sama menurunkan pemain lokal.

"Kami selalu menurunkan pemain lokal. Nah kebetulan lawan kami kali ini juga menurunkan pemain lokal semua. Jadi ini momentum untuk melihat kualitas pemain di kedua tim," paparnya.

Tim senior putri, diakui Nico, sudah memiliki jam terbang yang cukup untuk menghadapi Tim Tenaga Baru. Ia juga mengapresiasi pemain yang sejak awal pertandingan sampai ke final tak mengendorkan semangat. Justru terus berusaha maksimal untuk bisa mencapai puncak.

"Sejak awal target kami memang meraih champion. Akhirnya bisa terwujud. Dan saya bangga atas perjuangan mereka," jelasnya.

Setiap pertandingan, kata Nico, tentu harus dihadapi dengan semangat meraih juara. Segala tantangan harus dihadapi, termasuk kondisi fisik para pemain. Bertanding dari awal hingga ke final menguras tenaga, tentu berpengaruh terhadap kondisi fisik. Namun, semua bisa dilalui sehingga kemenangan bisa diraih dengan kekompakkan yang dibangun timnya. "Tentu ini jadi bahan evaluasi untum terus ditingkatkan, termasuk melatih kekompakkan," ujarnya. 

Nico berharap, kerja keras pemain ini menjadi contoh bagi junior untuk tetap semangat dalam mencapai target. Bahkan bukan tak mungkin harus mengalami beberapa kali kekalahan untuk kemudian menggapai kemenangan.

"Saya sangat bangga dengan mereka tidak putus asa akhirnya dapat champions. Ini ditunggu cukup lama. Kekompakan yang tidak pernah putus. Semoga ini menjadi contoh bagi para junior," pungkasnya. (mrd)

Editor : A'an
#WBL Season 2 #Vois Basketball