PONTIANAK POST - Persipon terpaksa takluk atas Gabsis Sambas dalam partai final Liga 4 Zona Kalimantan Barat yang diadakan di Stadion Sultan Syarif Abdurahman, Kamis (27/2) sore. Meskipun mengalami kekalahan, Persipon tetap lolos di Liga 4 untuk melanjutkan perjuangannya dalam waktu dekat.
Pantauan Pontianak Post, jalannya pertandingan di babak pertama, jalannya bola dikuasai oleh Gabsis. Tim elang laut itu bahkan mampu mengurung pertahanan Persipon. Terbukti banyak serangan dilancarkan, namun hingga pluit babak pertama ditiup wasit, skor masih tak berubah 0-0.
Di babak kedua, beberapa pemain Persipon dirotasi. Dari rotasi pemain itu, terbukti Persipon mampu mengimbangi permainan cepat skuad Gabsis. Bahkan di pertengahan babak kedua berjalan, melalui skema kerjasama apik, pemain Persipon mampu menggocek dua pemain Gabsis. Liutnya gerakan pemain Persipon, memaksa bek Gabsis melakukan pelanggaran di kotak pinalti.
Namun sayang, hadiah pinalti yang diberikan wasit tak mampu diselesaikan dengan baik oleh pemain Persipon. Bola yang ditendang justru mengarah ke kipar. Kemudian bola muntah tepisan kipar juga tak mampu diselesaikan dengan baik oleh pemain Persipon.
Pasca kegagalan pinalti itu, tak menyurutkan Persipon membangun serangan demi serangan. Tercatat sedikitnya ada tiga peluang berbahaya Persipon yang sebetulnya 80 persen mesti berbuah gol. Namun sayang, dewi fortuna belum berpihak ke skuad elang khatulistiwa. Hingga pluit babak kedua ditiup wasit, skor tak berubah 0-0.
Pertandingan lantas dilanjutkan dengan pinalti. Mental pemain betul-betul diuji saat adu tembak dua belas pas. Tercatat tiga pemain Persipon berhasil mencetak gol. Sedangkan pemain Gabsis mampu melesakkan empat gol. Dengan demikian Gabsis berhasil keluar menjadi juara Liga 4 Zona Kalbar setelah menang pinalti dengan skor 3-4. Kemenangan Gabsis ini sekaligus membayar kekalahannya atas Persipon di babak semi final, dengan penyelesaian sama adu pinalti.
“Secara keseluruhan pertandingan ini imbang. Sebab penentu kemenangan mesti dilakukan melalui adu pinalti. Persipon juga bermain baik, terbukti banyak juga peluang berbahaya di mulut gawang Gabsis, hanya saja memang dewi fortuna belum berpihak ke Persipon. Mudah-mudahan raihan prestasi ini menjadi titik awal kebangkitan sepak bola Pontianak. Persipon mudah-mudahan bisa kembali berjaya,” kata suporter Persipon Eko.(iza)
Editor : A'an