Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Liverpool vs Paris Saint-Germain, Anfield Bukan Tempat Come Back

A'an • Selasa, 11 Maret 2025 | 11:09 WIB

 

BEK KAPTEN: Virgil van Dijk (Liverpool FC) kembali head-to-head dengan Marquinhos (Paris Saint-Germain) dalam second leg 16 besar Liga Champions di Anfield dini hari nanti ((12/3).
BEK KAPTEN: Virgil van Dijk (Liverpool FC) kembali head-to-head dengan Marquinhos (Paris Saint-Germain) dalam second leg 16 besar Liga Champions di Anfield dini hari nanti ((12/3).

PONTIANAK POST – Paris Saint-Germain (PSG) pernah menang 4-1 di kandang FC Barcelona untuk membalikkan kekalahan 2-3 di Parc des Princes dalam perempat final Liga Champions musim lalu. Itulah satu-satunya kemenangan penting PSG di kandang klub top Eropa selama era kepelatihan Luis Enrique.

Selebihnya, PSG kalah dalam lawatan ke Bayern Munchen, AC Milan, Arsenal, Newcastle United, dan Borussia Dortmund. Rapor meragukan itulah yang coba dibawa Lucho –sapaan akrab Luis Enrique saat menantang Liverpool FC (LFC) di Anfield dini hari nanti (siaran langsung beIN Sports 1/beIN Sports Connect/Vidio pukul 03.00 WIB). 

Padahal, Lucho butuh mengalahkan LFC dengan margin minimal dua gol untuk membalikkan kekalahan 0-1 dalam first leg 16 besar Liga Champions di Parc des Princes (6/3).

Dalam pertemuan sebelumnya, PSG tampil dominan dalam penguasaan bola dan jumlah tembakan ke gawang. Tapi, The Reds –julukan LFC– yang kemudian berhasil mencuri gol via pemain pengganti Harvey Elliott (87’).

’’Kami akan berada dalam bentuk terbaik lawan LFC. Kami bermain tanpa beban,’’ koar Lucho seperti dilansir Foot Mercato. ’’Kekalahan (dalam first leg) membuat kami lebih berbahaya (di Anfield, Red),’’ imbuhnya.

Demi habis-habisan di Anfield, Lucho mengganti delapan pemain starternya dalam laga Ligue 1 melawan Stade Rennais (8/3).

Sebaliknya, LFC yang tetap memainkan para pemain utama bermain kurang menarik meski mengalahkan juru kunci Premier League, Southampton FC, dengan skor 3-1. Hal itulah yang membuat LFC disebut bisa mengulangi permainan buruk dalam first leg, tetapi hasil akhirnya menang.

”Setelah melihat penampilan mereka (LFC) dalam dua laga terakhir, susah membayangkan permainan cantik akan mereka peragakan saat melawan PSG,’’ kata pandit Sky Sports Paul Merson.

Akan tetapi, bek kiri LFC Andrew ”Robbo” Robertson tidak sepakat denga hal itu. Menurut Robbo, LFC akan bermain menyerang di Anfield.

’’Kami menjanjikan permainan tanpa bola dengan lebih baik. Kami tidak mau bergantung kepada Ali (Alisson Becker, kiper LFC yang tampil gemilang di kandang PSG, Red),’’ tuturnya seperti dilansir Liverpool Echo.

Tactician LFC Arne Slot menambahkan, level permainan timnya kontra Soton –sebutan Southampton FC– tidak akan terulang dini hari nanti.

’’Kami perlu meningkatkan tiga, empat, lima, enam, atau tujuh langkah dalam intensitas kalau ingin mengamankan peluang melaju ke babak berikutnya,’’ tuturnya kepada This Is Anfield. (ren/dns)

 

Editor : A'an
#psg #Champions League #anfield #liverpool