PONTIANAK POST - Barcelona menargetkan kemenangan saat menjamu Inter Milan di leg pertama babak semifinal. Membongkar benteng pertahahan kokoh Inter menjadi ujiannya.
Raksasa Catalan yang menyingkirkan Borussia Dortmund di babak delapan besar menyongsong laga di Stadio Olimpiade Lluis Companys dengan status klub paling subur.
Mereka mencetak total 37 gol dalam 12 pertandingan sejak fase liga hingga perempat final. Jika dirata-ratakan, mereka mencetak 3,09 gol setiap pertandingan. Itu jelas statistik menakutkan meski Barca juga kebobolan 17 gol sejauh ini.
Tapi Inter Milan juga datang dengan statistik yang tak kalah bagus. Mereka memang hanya mencetak 19 gol atau hanya separuh dari jumlah yang ditorehkan Barcelona. Akan tetapi, Inter adalah tim dengan pertahanan terbaik di Liga Champions musim ini.
Dalam 12 pertandingan, Nerazzurri hanya kebobolan lima kali. Selain itu, mereka mencatatkan delapan clean sheet yang mempertegas bagaimana sulitnya merobohkan benteng pertahanan pasukan Simone Inzaghi.
Kabar bagusnya untuk Barca sebab Inter yang menyingkirkan Bayern Munchen di babak delapan besar saat ini dalam periode buruk. Mereka menelan tiga kekalahan beruntun menghadapi Bologna, AC Milan, dan AS Roma.
Sebaliknya, Barca walaupun sempat kalah di markas Dortmund pada leg kedua babak perempat final, mereka secara umum dalam tren yang sangat bagus. Apalagi, mereka baru saja mengalahkan musuh bebuyutannya, Real Madrid di final Copa del Rey.
Bagi Barca, kemenangan atas Madrid menjadi spirit luar biasa. Dan, tuan rumah sangat percaya diri bahwa masih ada gelar lain yang bisa mereka dapatkan untuk melengkapi dua trofi yang sudah ada di lemari Blaugrana.
"Ada dua pertandingan tersisa untuk mencapainya (final) di Liga Champions, tetapi saya sangat senang bisa merayakan kemenangan besar melawan Real Madrid dan itu memberi kami keyakinan untuk menang lebih banyak lagi,” kata Pelatih Barca, Hansi Flick di Marca.
Flick pun yakin bahwa Barcelona yang berpeluang meraih treble winner musim ini sangat siap untuk pertarungan besar lainnya di Liga Champions. Termasuk menghadapi Inter Milan.
“Kami semua melakukan yang terbaik untuk meraih kesuksesan. Setiap orang berusaha untuk terus berkembang," tegas mantan pelatih Bayern Munchen dan timnas Jerman tersebut.
Baca Juga: Tips Menghadapi Rekan Kerja dengan NPD agar Tetap Profesional
Optimisme Flick digemakan anak asuhnya, Ferran Torres. "Kami percaya diri. Kami percaya diri dan bersemangat untuk lebih; tekanan itu bagus untuk kami," ujar penyerang yang sedang on fire tersebut.
Tentu saja Inter tidak datang ke Spanyol untuk digebuk tanpa perlawanan. Pelatih Simone Inzaghi menegaskan, mereka sangat menghormati Barcelona, namun timnya sama sekali tidak gentar.
"Kami harus mencoba memulihkan energi fisik dan mental. Sekarang pikiran kami tertuju pada Barcelona yang kami kenal dan kami akan pergi ke sana dengan rasa hormat, bukan dengan rasa takut,” tegasnya di situs klub.
Carlos Augusto sementara itu mengingatkan pentingnya mengevaluasi kesalahan mereka. �Kami perlu melihat kesalahan kami untuk mengisi ulang tenaga mengingat pentingnya pertandingan yang akan kami hadapi pada hari Rabu (Kamis),” ujarnya di inter.it.
Sang bek berharap laga melawan Barca bisa menjadi titik balik mereka menuju akhir musim. “Kami akan mencoba untuk memulai lagi dan memberikan segalanya untuk memenangkan semifinal Liga Champions,” jelasnya.
Pemain bertahan lainnya, Matteo Darmian menekankan pentingnya tampil lebih solid di markas Barca. Selain itu, ia berharap mereka bisa bermain maksimal seperti pertandingan sebelumnya di Liga Champions.
“Pertandingan berikutnya sama menariknya dan sama sulitnya, tetapi kami akan melakukan segalanya untuk meraihnya. Kami akan mempersiapkan diri seperti biasa, untuk pergi ke Barcelona dan menampilkan permainan yang hebat,” tegasnya.
Benjamin Pavard mengalami cedera pergelangan kaki pada akhir pekan dan diragukan bisa tampil. Akan tetapi Denzel Dumfries dan Piotr Zielinski sudah kembali beraksi melawan Roma dan siap bermain.
Pemain inti reguler Inter, Alessandro Bastoni dan Henrikh Mkhitaryan yang menjalani skorsing di Serie A pada hari Minggu juga dipastikan kembali ke starting XI Simone Inzaghi di Catalonia.
Khusus Mkhitaryan, ia siap kembali menjadi pelayan untuk Lautaro Martinez yang mencetak gol di lima penampilan terakhirnya di Liga Champions atau Marcus Thuram yang berharap tampil di Montjuic setelah absen dalam tiga pertandingan terakhir karena cedera paha.
Sedangkan Barca, mereka masih tanpa striker veteran, Robert Lewandowski yang mengalami cedera hamstring. Marc Bernal dan Marc Casado juga belum bisa tampil karena masalah lutut.
Namun, Alejandro Balde sudah kembali berlatih meski masih harus menjalani tes kebugaran. Jika belum siap, Gerard Martin akan kembali bermain sebagai bek kanan.
Kiper nomor satu Marc-Andre ter Stegen juga sudah kembali beraksi setelah absen sejak September. Tetapi, Wojciech Szczesny yang tampil luar biasa dipastikan akan tetap berada di bawah mistar gawang.
Di lini depan, Ferran Torres yang menggantikan Lewandowski akan didukung Lamine Yamal dan Raphinha yang tampil luar biasa. Keduanya menjadi pemain yang sangat penting dalam mengkreasi peluang bagi rekan setimnya musim ini.
Ini akan menjadi pertemuan ke-17 kedua klub. Di 16 duel terdahulu, Barcelona jauh lebih superior dengan delapan kemenangan berbanding hanya tiga keunggulan Inter Milan. Lima laga lainnya berakhir imbang. (amr)
Prakiraan Pemain
Barcelona (4-2-3-1): Szczesny; Kounde, Cubarsi, Martinez, Martin; De Jong, Pedri; Yamal, Olmo, Raphinha; Torres
Inter Milan (3-5-2): Sommer; Bisseck, Acerbi, Bastoni; Dumfries, Barella, Calhanoglu, Mkhitaryan, Dimarco; Martinez, Thuram
Head to head
12/10/22 Barcelona 3-3 Inter Milan
04/10/22 Inter Milan 1-0 Barcelona
10/12/19 Inter Milan 1-2 Barcelona
02/10/19 Barcelona 2-1 Inter Milan
06/11/18 Inter Milan 1-1 Barcelona
Lima pertandingan terakhir Barcelona
13/04/25 Leganes 0 - 1 Barcelona
16/04/25 Borussia Dortmund 3 - 1 Barcelona
23/04/25 Barcelona 1-0 Mallorca
21/04/25 Barcelona 4-3 Celta Vigo
26/04/25 Barcelona 3-2 Real Madrid
Lima pertandingan terakhir Inter Milan
13/04/25 Inter Milan 3 - 1 Cagliari
17/04/25 Inter Milan 2 - 2 Bayern Munchen
21/04/25 Bologna 1 - 0 Inter Milan
24/04/25 Inter Milan 0-3 AC Milan
27/04/25 Inter Milan 0 - 1 AS Roma
Editor : Hanif