PONTIANAK POST - Lim Tau Huat Hall (Gor Perbasi Pontianak) menjadi saksi bisu ketatnya persaingan di kategori SD Mix Walikota Cup 2025. Dalam duel yang memacu adrenalin, SD Mujahidin berhasil meraih kemenangan dramatis atas rival tangguhnya, SD Kristen Maranatha, melalui babak overtime dengan skor akhir 40-37.
Pertandingan ini benar-benar menyajikan tontonan basket kelas tinggi sejak quarter pertama. Kedua tim langsung tancap gas menerapkan strategi ofensif untuk mencetak angka. SD Kristen Maranatha sempat memimpin di akhir quarter pertama dengan skor tipis 3-6.
Intensitas permainan semakin memanas memasuki quarter kedua. Aksi jual beli serangan terjadi, di mana kedua tim saling kejar-mengejar poin. Kedudukan pun imbang 14-14 saat jeda paruh waktu.
Memasuki quarter ketiga, SD Mujahidin berhasil menemukan ritme permainannya dan unggul 22-18. Namun, keunggulan ini tak bertahan lama. SD Kristen Maranatha menunjukkan semangat pantang menyerah, memaksa skor kembali imbang 29-29 di akhir quarter keempat, sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke babak overtime.
Di babak penentuan, SD Mujahidin tampil lebih solid dan berhasil memanfaatkan momentum. Mereka sukses mencetak poin krusial yang mengunci kemenangan dengan skor akhir 40-37.
Meskipun timnya harus mengakui keunggulan lawan, nama Reynald Aurelius, guard dari SD Kristen Maranatha, layak diacungi jempol. Penampilannya yang luar biasa membuatnya didapuk sebagai Player of The Match. Reynald tampil menggila dengan berhasil mencetak seluruh 37 poin untuk timnya, sebuah kontribusi skor yang sangat fantastis dan jarang terjadi di level SD.
Kemenangan ini membawa SD Mujahidin melangkah lebih jauh di turnamen Walikota Cup 2025, sementara SD Kristen Maranatha patut berbangga atas perjuangan gigih yang mereka tunjukkan. (*)
Editor : Miftahul Khair