PONTIANAK POST – Menjelang bergulirnya Proliga 2026 sektor putri, Bank Mandiri resmi meluncurkan skuad Jakarta Livin’ by Mandiri (JLM) sekaligus mengumumkan susunan lengkap tim voli putri profesionalnya, Senin (5/1). Peluncuran tersebut menandai kesiapan JLM bersaing di level tertinggi kompetisi voli nasional.
Peluncuran skuad JLM turut dihadiri Wakil Direktur Utama (Dirut) Bank Mandiri Henry Panjaitan, Wakil Sekretaris Jenderal PP PBSI Gilang Iskandar, Country Manager Mastercard Wibawa Prasetyawan, Co-Founder JLM Zainudin Amali, Managing Director Human Capital Danantara Asset Management Agus Dwi Handya, jajaran manajemen Bank Mandiri, serta perwakilan sponsor.
Henry Panjaitan menegaskan, olahraga merupakan wadah strategis dalam mendorong pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing. Menurutnya, pengembangan olahraga harus ditempatkan sebagai investasi jangka panjang bagi pembangunan nasional.
“Jakarta Livin’ by Mandiri kami bangun dengan standar profesional, mulai dari seleksi pemain, sistem kepelatihan, hingga pembinaan atlet yang berkelanjutan,” kata Henry.
Pada kesempatan tersebut, Bank Mandiri juga memperkenalkan jersey resmi JLM untuk kompetisi Proliga 2026. Jersey tersebut dirancang sebagai identitas tim yang mencerminkan profesionalisme, dan semangat juang JLM dalam menghadapi persaingan nasional.
Selain itu, Bank Mandiri turut meluncurkan edisi khusus e-money JLM sebagai bagian dari integrasi ekosistem olahraga dengan inovasi digital. Inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat keterlibatan masyarakat, dan penggemar voli, sekaligus memberikan nilai tambah melalui layanan digital Bank Mandiri.
Henry menegaskan, JLM tidak dibentuk untuk mengejar hasil instan, melainkan sebagai ekosistem pembinaan atlet voli putri secara berkelanjutan. “Kami ingin para atlet tumbuh dengan karakter kuat, profesional, dan memiliki daya saing jangka panjang. Ini tentang proses, bukan sekadar skor akhir,” ujarnya.
Pembentukan JLM juga mencerminkan komitmen berkelanjutan Bank Mandiri, sebagai bagian dari Danantara Indonesia, dalam mendukung pembangunan olahraga nasional. Bank Mandiri terus memperluas kontribusinya melalui program yang berdampak langsung, termasuk membuka ruang pembinaan atlet perempuan secara profesional.
Menurut Henry, nilai-nilai dalam olahraga seperti kerja sama, kepemimpinan, disiplin, dan daya juang memiliki relevansi kuat dalam kehidupan dan pembangunan bangsa. “Nilai itu tidak berhenti di lapangan. Atlet yang dibina dengan baik akan membawa mentalitas pemenang ke mana pun mereka melangkah,” katanya.
Melalui sinergi dengan pelatih, atlet, dan pemangku kepentingan olahraga, JLM menjalani program pelatihan terukur guna menghadapi Proliga 2026, dengan fokus pada peningkatan kinerja tim dan penerapan standar profesionalisme.
Proliga 2026 dijadwalkan berlangsung pada 8 Januari hingga 26 April 2026. Di sektor putri, JLM akan bersaing dengan sejumlah tim, di antaranya Electric PLN, Jakarta Popsivo Polwan, Jakarta Pertamina Enduro, Medan Falcons, Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia, dan Bandung BJB Tandamata.
Susunan Jakarta Livin’ by Mandiri (JLM) untuk Proliga 2026 dipimpin pelatih Danai Sriwacharamaytakul, dengan deretan pemain terdiri dari setter Dian Pratiwi, Annisa Siti, Shakira Dwi, dan Gabriella Maya. Outside hitter Salsabila Dara, Naysa Pratama, Kyla Amrya, Kadek Diva, serta Ana Bjelica. Opposite hitter Arimbi Syifana, Syelomitha W, Natasha Maharani, dan Ceyda Aktas. Middle blocker Yola Yuliana, Myrasuci Indriyani, Sri Wahyuni, Myrasuci Indriyani, serta Ola Yosephin, dan libero Indah Guretno, Zahwa Aliah, serta Selly Nurfauziah.(bar/r)
Editor : Miftahul Khair