Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Manchester United Pecat Ruben Amorim, Darren Fletcher Gantikan Sebagai Pelatih Sementara

Hanif PP • Selasa, 6 Januari 2026 | 10:05 WIB

 

VILA NOVA DE FAMALICAO, PORTUGAL - OCTOBER 26: Head Coach Ruben Amorim of Sporting Clube de Portugal gestures during the Liga Portugal Betclic match between FC Famalicao and Sporting Clube de Portugal at Estadio Municipal de Famalicao on October 26, 2024
VILA NOVA DE FAMALICAO, PORTUGAL - OCTOBER 26: Head Coach Ruben Amorim of Sporting Clube de Portugal gestures during the Liga Portugal Betclic match between FC Famalicao and Sporting Clube de Portugal at Estadio Municipal de Famalicao on October 26, 2024

PONTIANAK POST - Manchester United kembali melakukan pergantian manajer di tengah musim. Klub berjuluk Setan Merah itu resmi memecat Ruben Amorim pada Senin (5/1), hanya 14 bulan setelah ia ditunjuk sebagai pengganti Erik ten Hag pada November 2024. Kepastian perpisahan tersebut diumumkan langsung melalui laman resmi klub. “Ruben Amorim telah meninggalkan jabatannya sebagai Pelatih Kepala Manchester United,” tulis pernyataan resmi MU.

Pemecatan ini menjadikan Amorim sebagai manajer ke-10 yang dipecat Manchester United sejak era Sir Alex Ferguson berakhir. Ia menyusul nama-nama seperti David Moyes, Louis van Gaal, Jose Mourinho, Ole Gunnar Solskjaer, hingga Erik ten Hag. Amorim juga menjadi manajer asal Portugal kedua yang dipecat MU setelah Mourinho pada 2018.

Keputusan memecat Amorim tidak lepas dari memburuknya hubungan antara sang pelatih dan manajemen klub. Menurut laporan The Athletic, pemecatan diputuskan dalam rapat darurat yang digelar CEO MU Omar Berrada dan Direktur Olahraga Jason Wilcox pada Senin pagi waktu setempat. Keduanya menilai Amorim sudah tidak lagi kapabel memimpin tim hingga akhir musim.

Situasi memanas usai hasil imbang 1-1 melawan Leeds United pada pekan ke-20 Premier League 2025/26. Seusai laga tersebut, Amorim melontarkan kritik terbuka terhadap struktur internal klub. “Saya adalah manajer Manchester United, bukan sekadar pelatih. Kontrak saya 18 bulan sebagai manajer, dan semua departemen harus menjalankan tugasnya dengan baik,” ujar Amorim kala itu.

Pernyataan tersebut dinilai sebagai serangan langsung terhadap manajemen, khususnya Jason Wilcox, terkait kebijakan transfer. Amorim disebut frustrasi karena tidak mendapatkan pemain yang sesuai dengan kebutuhan taktik 3-4-3 andalannya, ditambah keputusan klub yang memastikan tidak akan belanja pemain pada bursa transfer Januari.

Selain konflik internal, performa tim menjadi alasan utama pemecatan Amorim. Selama menangani MU, pelatih berusia 41 tahun itu mencatatkan 24 kemenangan, 18 hasil imbang, dan 21 kekalahan dari total 63 pertandingan, dengan rasio kemenangan hanya 38,1 persen.

Di Liga Inggris musim lalu, MU finis di posisi ke-15, hasil terburuk klub dalam lebih dari tiga dekade. Musim ini, MU memang berada di peringkat keenam klasemen sementara dengan 31 poin dari 20 laga, namun inkonsistensi permainan membuat manajemen ragu menyerahkan nasib tim sepenuhnya kepada Amorim. Satu-satunya capaian menonjol Amorim adalah membawa MU ke final Liga Europa musim lalu, sebelum akhirnya kalah dari Tottenham Hotspur.

Usai pemecatan Amorim, Manchester United menunjuk Darren Fletcher sebagai pelatih sementara. Fletcher saat ini menjabat sebagai pelatih tim U-18 dan akan menangani tim utama hingga akhir musim atau sampai klub menemukan manajer permanen pada musim panas mendatang. MU sendiri dijadwalkan melakoni laga tandang ke markas Burnley pada Kamis (8/1) dini hari WIB, yang akan menjadi ujian pertama Fletcher bersama tim utama. (jpc)

Editor : Hanif
#Manchester United #konflik internal #darren fletcher #pelatih sementara #Ruben Amorim dipecat