PONTIANAK POST - Hari kedua perhelatan Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Kalimantan berlangsung semarak di GOR Perbasi Pontianak, Sabtu (24/1). Tak hanya menyuguhkan pertandingan basket yang seru, ajang ini juga diramaikan oleh penampilan DBL Dance Competition yang sukses menghibur penonton.
Salah satu penampilan yang paling mencuri perhatian datang dari tim dance SMA Santo Petrus Pontianak yang mengusung nama Bidadari. Dengan koreografi yang matang dan konsep cerita yang kuat, Bidadari berhasil memukau penonton sejak awal hingga akhir penampilan.
Melalui performanya, Bidadari berusaha menceritakan perjalanan sebuah tim yang sedang berproses, mulai dari tahap awal hingga akhirnya mampu bersinar layaknya bintang. Konsep tersebut selaras dengan tema besar Azarine DBL Dance Competition tahun ini, yakni “Shine Like a Star”.
Tim Bidadari tampil memikat dengan perpaduan kostum hitam dan putih yang elegan, sekaligus menjadi simbol puncak perjalanan mereka sebagai sebuah tim yang telah berkembang dan menemukan jati diri di atas panggung.
Baca Juga: Putri Santo Petrus Taklukkan Putri Smuja di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Kalimantan
Mariah Felisia Lawirah, atau yang akrab disapa Felisia, mengungkapkan cerita di balik konsep penampilan yang mereka bawakan. Menurutnya, setiap kostum memiliki makna tersendiri yang merepresentasikan proses perjalanan tim.
“Di awal kami menggunakan baju jersey yang menandakan proses awal kami. Lalu kostum berubah menjadi warna-warni yang menggambarkan kami mulai bersinar setelah menggunakan Azarine. Terakhir, kostum hitam putih menceritakan bahwa kami sudah menjadi bintang,” ujar Felisia.
Penampilan Bidadari pun mendapat sambutan hangat dari penonton yang memadati GOR Perbasi Pontianak, sekaligus menambah semarak rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Kalimantan. (sap)
Editor : Miftahul Khair