Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Putra Santo Paulus Pontianak Tancap Gas ke Semifinal Honda DBL With Kopi Good Day West Kalimantan 2026

Miftahul Khair • Rabu, 28 Januari 2026 | 20:03 WIB
Foto: Tim SMA Santo Paulus Pontianak, berhasil masuk Semifinal Honda DBL With Kopi Good Day 2026 West Kalimantan.
Foto: Tim SMA Santo Paulus Pontianak, berhasil masuk Semifinal Honda DBL With Kopi Good Day 2026 West Kalimantan.

PONTIANAK POST - Langkah Putra Santo Paulus Pontianak menuju tangga juara Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Kalimantan kian mantap. Pada laga pembuka babak delapan besar, finalis musim lalu itu tampil dominan saat menghadapi Putra SMK Immanuel Pontianak di Tau Huat Hall (GOR Perbasi Pontianak), Rabu (28/1).

Sejak bola pertama dilemparkan, Putra Santo Paulus langsung mengambil kendali permainan. Intensitas tinggi dan pertahanan rapat membuat SMK Immanuel kesulitan menembus area pertahanan lawan. Keunggulan Paulus terus melebar hingga kuarter kedua ditutup dengan skor mencolok 31–7.

Memasuki kuarter ketiga, dominasi tim asuhan Coach Hendra tak mengendur. Transisi cepat dan eksekusi yang efektif kembali menambah pundi-pundi poin. Hingga akhir kuarter ketiga, Putra Santo Paulus tetap nyaman memimpin dengan skor 43–11.

SMK Immanuel mencoba bangkit di kuarter penutup, namun keunggulan yang telah dibangun Santo Paulus terlalu jauh untuk dikejar. Hingga peluit akhir dibunyikan, Putra Santo Paulus Pontianak memastikan kemenangan 47–21, sekaligus mengunci satu tempat di babak semifinal.

Meski meraih kemenangan meyakinkan, Coach Hendra menilai performa anak asuhnya masih belum berada di level terbaik. Ia menegaskan bahwa standar tim akan terus dinaikkan, terlebih target juara menjadi fokus utama musim ini.

“Pertandingan tadi belum sesuai standar kami. Masih banyak yang harus diperbaiki. Di semifinal nanti, permainan harus jauh lebih rapi,” ujar Hendra.

Di sisi lain, Asisten Pelatih SMK Immanuel Pontianak, Rio Pratama, mengapresiasi perjuangan para pemainnya meski harus tersingkir di babak delapan besar. Menurutnya, faktor komunikasi menjadi salah satu kendala utama dalam pertandingan tersebut.

“Kami sudah berusaha semaksimal mungkin, tapi memang ada beberapa hal yang kurang, terutama komunikasi di lapangan,” kata Rio. Ia berharap timnya dapat mengambil pelajaran berharga untuk tampil lebih baik di kompetisi DBL Pontianak selanjutnya. (sap)

Editor : Miftahul Khair
#honda dbl with kopi good day #West Kalimantan