PONTIANAK POST - Sekretaris Umum PELTI Provinsi Kalimantan Barat Mei Purwowidodo menyebut musyawarah kabupaten PELTI Kubu Raya bisa menjadi momentum untuk mengaktifkan kembali olahraga tenis yang sempat vakum.
"PELTI Kubu Raya ini sempat vakum kurang lebij dua tahu. Saya berharap adanya Muskab PELTI dapat kembali mengaktifkan olahraga tenis khususnya di Kubu Raya," katanya.
Ketika kepengurusan PELTI Kubu Raya kembali aktif, mudah-mudahan juga bisa menular dengan hadirnya banyak kejuaraan tenis. Baik itu di kelompok umur dan umum.
Baca Juga: Sekda Mempawah Ikuti Kejuaraan Tenis Meja HUT Pemprov Kalbar, Pererat Sinergi Antar Pemerintah
Pembinaan olahraga tenis agar semakin memasyarakat pastinya juga bisa memunculkan lahirnya atlet tenia terbaik Kubu Raya, yang nantinya bisa menjadi wakil atlet tenis Kalbar bermain di ajang lebih tinggi.
Ketua panitia Muskab Gatot Suniardi, menyampaikan bahwa penyelenggaraan Muskab bertujuan membangkitkan kembali roda organisasi sekaligus memperkuat pembinaan tenis di daerah.
“Dengan mengusung tema Sukses Penyelenggara, Sukses Prestasi, kami berharap Muskab ini menjadi titik awal kebangkitan PELTI Kubu Raya,” ujarnya.
Baca Juga: Ajang Perkuat Sinergi dan Kebersamaan: HUT ke-79 BPK RI, Sekda Kalbar Ikuti Pertandingan Tenis Meja
Sementara itu, Kepala Bidang Olahraga Disporapar Kubu Raya, Budi Mulyono, menyampaikan bahwa pemerintah daerah sangat serius dalam menyiapkan bonus bagi atlet berprestasi, termasuk dari cabang olahraga tenis. Hal ini sejalan dengan arahan Bupati Kubu Raya, Sujiwo, dalam mendorong peningkatan prestasi olahraga daerah.
Dalam proses pencalonan ketua, hanya terdapat satu kandidat yang mendaftar, yaitu Harmawan, S.Sos., yang juga menjabat sebagai Direktur Utama PDAM Kubu Raya. Dengan demikian, ia dipastikan akan terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PELTI Kubu Raya masa bakti 2026–2030. (iza)
Editor : Miftahul Khair