PONTIANAK POST - Laga penuh tekanan di GOR Terpadu A Yani, Pontianak, Minggu (17/5/2026), berakhir tanpa ruang untuk Hyundai Capital Skywalkers bernapas, setelah JTEKT Stings Aichi tampil tanpa ampun dan mengunci posisi ketiga AVC Men’s Volleyball Champions League 2026.
Sejak set pertama, tim asal Jepang itu langsung mengambil kendali permainan dengan serangan cepat dan blok yang disiplin.
Skor 25-19 menjadi awal dominasi JTEKT yang tidak pernah benar-benar dilepaskan hingga akhir pertandingan.
Set kedua berjalan dengan pola serupa, di mana JTEKT kembali menutup set dengan skor identik 25-19 tanpa memberi celah bagi kebangkitan lawan.
Hyundai Capital Skywalkers sempat mencoba bangkit pada set ketiga, namun tekanan JTEKT tetap terlalu kuat untuk dibendung.
Set penentuan itu kembali menjadi milik JTEKT dengan skor 25-21, sekaligus memastikan kemenangan telak 3-0.
Hasil tersebut membawa JTEKT Stings Aichi meraih medali perunggu dan hadiah uang sebesar USD 10 ribu.
Sementara itu, Hyundai Capital Skywalkers harus puas menempati peringkat keempat dengan hadiah USD 5 ribu.
Pemain JTEKT Stings Aichi, Kazuyuki Takahashi, mengakui laga tersebut tidak berjalan mudah meski skor terlihat meyakinkan.
Ia menyebut lawan memiliki kualitas kuat terutama dalam blok dan servis yang sempat menyulitkan di awal pertandingan.
“Pertandingan cukup berat. Lawan punya kualitas bagus, terutama di blok dan servis. Tapi kami bermain disiplin dan fokus dari awal sampai akhir,” ujarnya.
Takahashi menambahkan, kunci kemenangan timnya adalah kemampuan menjaga ritme dan komunikasi di lapangan.
“Set pertama cukup ketat, tapi setelah itu kami mulai menemukan ritme. Komunikasi di lapangan juga berjalan baik,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa pertahanan solid dan transisi serangan efektif menjadi faktor penentu kemenangan.
“Defense dan transisi serangan jadi kunci. Kami bisa memanfaatkan peluang dengan baik,” ucapnya.
Di akhir laga, Takahashi menyampaikan apresiasi kepada rekan satu tim dan para pendukung yang terus memberi dukungan.
Sementara itu, perhatian kini beralih ke partai final yang mempertemukan Jakarta Bhayangkara Presisi (Indonesia) melawan Foolad Sirjan Iranian (Iran) pada pukul 19.00 WIB.
Laga tersebut akan menjadi penentu siapa yang berhak menyandang gelar juara AVC Men’s Volleyball Champions League 2026. (bar)
Editor : Aristono Edi Kiswantoro