PONTIANAK POST – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Grasstrack Seri 2 Kalimantan Barat Tahun 2026 berlangsung meriah di kawasan Pantai Tanjung Batu, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang, Sabtu (30/5). Ajang balap motor tingkat provinsi ini mempertemukan pembalap dari berbagai daerah di Kalimantan Barat dalam persaingan memperebutkan prestasi di lintasan tanah.
Sejak pagi, ribuan penonton memadati area sirkuit untuk menyaksikan aksi para pembalap yang berlaga di berbagai kelas. Antusiasme masyarakat menjadikan kejuaraan ini sebagai salah satu agenda olahraga otomotif terbesar di Kalimantan Barat pada tahun ini.
Kejurprov Grasstrack Seri 2 menjadi arena bagi para pembalap untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di lintasan yang menuntut kecepatan, teknik, dan ketahanan fisik.
Persaingan berlangsung ketat di setiap kelas yang dipertandingkan. Para pembalap harus menghadapi karakter lintasan yang menantang sekaligus bersaing dengan rider-rider terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Barat.
Sorak sorai penonton terdengar setiap kali para rider memasuki tikungan maupun melintasi garis finis. Atmosfer kompetitif yang tercipta menambah semarak jalannya perlombaan.
Kejuaraan ini tidak hanya menarik perhatian peserta, tetapi juga menjadi daya tarik bagi pecinta olahraga otomotif dari berbagai daerah.
Banyak pengunjung datang bersama keluarga dan komunitas untuk menyaksikan langsung aksi para pembalap. Kehadiran ribuan penonton menunjukkan bahwa olahraga grasstrack masih memiliki basis penggemar yang kuat di Kalimantan Barat.
Salah seorang penonton, Andi (32), mengaku sengaja datang dari Kecamatan Delta Pawan untuk menyaksikan jalannya perlombaan.
“Jarang ada event balap sebesar ini di daerah. Saya datang bersama teman-teman untuk melihat langsung aksi pembalap Kalbar. Suasananya seru dan persaingannya juga ketat,” ujarnya.
Selain menjadi kompetisi prestasi, Kejurprov Grasstrack Seri 2 juga berperan sebagai wadah pembinaan atlet otomotif muda yang berpotensi mengharumkan nama Kalimantan Barat di tingkat nasional.
Melalui kompetisi yang rutin digelar, para pembalap mendapatkan kesempatan mengasah kemampuan, menambah pengalaman bertanding, dan mengukur kemampuan mereka melawan rider dari daerah lain.
Keberadaan kejuaraan daerah seperti ini dinilai penting untuk menjaga regenerasi atlet otomotif sekaligus meningkatkan kualitas kompetisi balap motor di Kalimantan Barat.
Kehadiran ribuan penonton turut memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar. Sejumlah pelaku usaha kecil memanfaatkan momentum tersebut dengan membuka lapak makanan, minuman, hingga kebutuhan penonton di sekitar lokasi.
Pantai Tanjung Batu yang menjadi lokasi perlombaan juga memperoleh perhatian lebih dari para pengunjung yang datang dari luar daerah.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa event olahraga tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mampu mendukung sektor pariwisata dan ekonomi lokal.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, Polsek Matan Hilir Selatan melakukan pengamanan di area sirkuit dan sekitarnya. Personel melakukan pengaturan lalu lintas, penjagaan akses masuk dan keluar lokasi, serta patroli di area kegiatan.
Kapolsek Matan Hilir Selatan AKP Sigunari mengatakan pengamanan dilakukan untuk memastikan peserta dan masyarakat dapat menikmati seluruh rangkaian perlombaan dengan aman dan nyaman.
"Kami berupaya memastikan seluruh rangkaian kegiatan Kejurprov Grasstrack Seri 2 Kalbar 2026 dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Sinergi antara aparat keamanan, panitia, dan masyarakat sangat penting dalam mendukung suksesnya kegiatan ini," ujarnya.
Selama perlombaan berlangsung, situasi tetap kondusif sehingga seluruh rangkaian pertandingan dapat berjalan sesuai jadwal.
Kejuaraan Provinsi Grasstrack Seri 2 Kalbar 2026 kembali menegaskan besarnya minat masyarakat terhadap olahraga otomotif sekaligus menjadi panggung bagi pembalap-pembalap muda untuk mengejar prestasi di tingkat yang lebih tinggi. (ars)
Editor : Aristono Edi Kiswantoro