Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

KONI Kalbar Satukan Pengurus Kabupaten dan Kota, Persiapan Porprov 2026 Harus Matang

Mirza Ahmad Muin • Minggu, 31 Mei 2026 | 17:31 WIB
Daud Yordan (tengah) bersama jajaran pengurus KONI Kalimantan Barat dan perwakilan KONI kabupaten/kota usai Rapat Koordinasi Provinsi (Rakorprov) di Pontianak, Sabtu (30/5). Pertemuan tersebut membahas sinkronisasi program pembinaan atlet serta persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalbar 2026. (IST)
Daud Yordan (tengah) bersama jajaran pengurus KONI Kalimantan Barat dan perwakilan KONI kabupaten/kota usai Rapat Koordinasi Provinsi (Rakorprov) di Pontianak, Sabtu (30/5). Pertemuan tersebut membahas sinkronisasi program pembinaan atlet serta persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalbar 2026. (IST)

 

PONTIANAK POST – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Barat menggelar Rapat Koordinasi Provinsi (Rakorprov) bersama seluruh Ketua KONI kabupaten/kota se-Kalbar, Sabtu (30/5). Pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk menyatukan persepsi, memperkuat koordinasi, dan mematangkan persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Barat 2026.

Rakorprov dipimpin langsung Ketua Umum KONI Kalbar, Daud Yordan, didampingi Ketua Harian M. Saupi, Wakil Ketua I Syawal Bondireso, serta Sekretaris Umum Raden Hidayatullah Kusuma Dilaga. Seluruh peserta membahas arah kebijakan organisasi sekaligus strategi pembinaan olahraga prestasi di daerah.

Salah satu agenda utama Rakorprov adalah sosialisasi hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) KONI yang baru digelar di Jakarta. Hasil forum nasional tersebut menjadi acuan dalam menyusun program kerja olahraga di Kalimantan Barat.

Selain itu, Rakorprov juga menjadi wadah pemantapan persiapan menghadapi Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) serta Porprov Kalbar 2026. Forum ini dinilai penting untuk memastikan seluruh daerah memiliki pemahaman dan target yang sama dalam pembinaan atlet.

Ketua Umum KONI Kalbar, Daud Yordan, menegaskan bahwa sinergi antara pengurus provinsi dan kabupaten/kota menjadi faktor penting dalam meningkatkan prestasi olahraga daerah.

“Harmonisasi program kerja sangat krusial agar pembinaan atlet di daerah dapat berjalan linear dengan target di tingkat nasional,” kata Daud Yordan.

Menurutnya, keberhasilan pembinaan olahraga tidak hanya bergantung pada organisasi tingkat provinsi, tetapi juga pada komitmen seluruh daerah dalam menjalankan program secara berkelanjutan.

Rakorprov menghasilkan kesepakatan bersama dari seluruh KONI kabupaten/kota se-Kalbar untuk mendukung dan menyukseskan agenda besar olahraga yang akan dilaksanakan pada 2026.

Komitmen tersebut mencerminkan keseriusan seluruh pemangku kepentingan olahraga dalam membangun sistem pembinaan yang lebih terarah. Kesamaan visi dinilai menjadi fondasi penting untuk melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.

“Rakorprov ini menunjukkan niat serius dan kesungguhan para pengurus dalam memajukan pembinaan olahraga di Kalimantan Barat. Kita ingin memastikan seluruh persiapan, terutama menuju Porprov 2026, berjalan matang dan melahirkan atlet-atlet potensial,” ujar Daud.

Porprov 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi antardaerah, tetapi juga ruang bagi atlet muda untuk menunjukkan kemampuan dan hasil pembinaan yang selama ini dilakukan.

Melalui koordinasi yang lebih solid, KONI Kalbar optimistis iklim olahraga di Bumi Khatulistiwa akan semakin berkembang. Harapan tersebut sejalan dengan upaya menciptakan lebih banyak atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama Kalimantan Barat di tingkat nasional maupun internasional. (iza)

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#Rakorprov KONI #olahraga Kalimantan Barat #prestasi olahraga daerah. #pembinaan atlet #KONI Kalbar