Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Veddriq Leonardo Melaju ke Final Madrid 2026, Pemanjat Asal Pontianak Kembali Unjuk Kelas

Uray Ronald • Senin, 1 Juni 2026 | 11:48 WIB
Veddriq Leonardo. (Antara)
Veddriq Leonardo. (Antara)

 

PONTIANAK POST – Kabar menggembirakan datang dari arena World Climbing Series Madrid 2026. Atlet andalan Indonesia, Veddriq Leonardo, berhasil menunjukkan kelasnya dengan menembus putaran final nomor speed putra setelah tampil meyakinkan pada babak kualifikasi yang berlangsung di Madrid, Spanyol, Minggu (31/5).

Atlet asal Pontianak, Kalimantan Barat, tersebut menjadi wakil Indonesia dengan performa terbaik di antara para peserta Merah Putih.

Veddriq menempati posisi keempat klasemen kualifikasi setelah membukukan waktu tercepat 4,92 detik di jalur B, sekaligus menjadi salah satu atlet yang berpeluang besar bersaing dalam perebutan medali.

Catatan waktu itu menunjukkan bahwa juara Olimpiade Paris 2024 tersebut masih menjadi salah satu pemanjat tercepat dunia.

Meski pada percobaan berikutnya di jalur A ia mencatatkan waktu 5,06 detik, hasil tersebut tetap cukup untuk mengamankan tempat di babak final.

Selain Veddriq, Indonesia juga meloloskan dua atlet lainnya ke fase berikut.

Baca Juga: Veddriq Leonardo dan Desak Rita Pimpin Indonesia di World Climbing Series Madrid 2026, Bidik Kebangkitan di Panggung Dunia

Antasyafi Robby Al Hilmi menempati peringkat ke-10 dengan waktu terbaik 5,04 detik, sementara Raharjati Nursamsa berada di posisi ke-16 atau batas terakhir zona lolos dengan catatan waktu terbaik 5,13 detik.

Namun, tidak semua wakil Indonesia berhasil melangkah ke putaran final. Aditya Tri Syahria harus terhenti di babak kualifikasi setelah menempati posisi ke-27.

Keberhasilan Veddriq memimpin tiga wakil Indonesia ke final menjadi sinyal positif bagi tim nasional panjat tebing. Pasalnya, pada seri sebelumnya di Wujiang, China, sektor speed putra gagal menyumbangkan medali untuk Indonesia.

Madrid kini menjadi panggung pembuktian berikutnya bagi Veddriq.

Sebagai pemegang medali emas Olimpiade dan salah satu ikon panjat tebing Indonesia, ia diharapkan mampu mengembalikan dominasi Merah Putih di nomor speed yang selama beberapa tahun terakhir menjadi salah satu kekuatan utama Indonesia di tingkat dunia.

Baca Juga: Panjat Tebing Wujiang 2026: Veddriq Leonardo Fall, Tim Speed Putra Indonesia Gagal Raih Medali

Sementara itu, sektor putri juga mencatat hasil positif. Desak Made Rita Kusuma Dewi, Rajiah Sallsabillah, dan Berthidgna Devi Surya Kusuma berhasil mengamankan tiket ke final nomor speed putri.

Dengan enam atlet Indonesia yang berhasil menembus final di Madrid, harapan untuk membawa pulang medali semakin terbuka.

Namun sorotan utama tetap tertuju kepada Veddriq Leonardo, yang kembali menunjukkan konsistensinya sebagai salah satu pemanjat tercepat dan paling berpengaruh di dunia saat ini.*

Editor : Uray Ronald
#World Climbing Series Madrid 2026 #Panjat Tebing Indonesia #Final Speed Putra #Atlet Pontianak #Veddriq Leonardo