PONTIANAK POST - Ganda campuran Indonesia Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil memastikan tempat di babak kedua Indonesia Open 2026 setelah bangkit dari ketertinggal untuk mengalahkan pasangan Prancis Julian Maio/Lea Palermo di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (2/6).
Dalam pertandingan babak pertama BWF World Tour Super 1000 tersebut, Adnan/Indah menang tiga gim dengan skor 14-21, 21-19, 21-11 setelah sempat kehilangan gim pembuka.
Kemenangan itu menjadi bukti ketangguhan mental pasangan Indonesia yang mampu membalikkan keadaan di hadapan publik sendiri.
Sempat Tertekan di Gim Pertama
Berdasarkan laporan ANTARA, Maio/Palermo langsung mengambil kendali permainan sejak awal pertandingan.
Pasangan Prancis itu unggul 7-3 dan terus menjaga ritme permainan hingga menutup interval gim pertama dengan keunggulan 11-10.
Adnan/Indah berusaha keluar dari tekanan, tetapi lawan tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang.
Maio/Palermo akhirnya merebut gim pertama dengan skor 21-14.
Temukan Ritme Permainan
Memasuki gim kedua, permainan Adnan/Indah berubah signifikan.
Pasangan Indonesia tampil lebih agresif dan mulai menemukan pola serangan yang efektif.
Keunggulan 11-8 saat interval menjadi modal penting untuk mengendalikan jalannya pertandingan.
Meski mendapat tekanan di poin-poin akhir, Adnan/Indah tetap tenang dan berhasil mengamankan kemenangan tipis 21-19 untuk memaksakan rubber game.
Dominan pada Gim Penentuan
Momentum kemenangan di gim kedua membuat kepercayaan diri Adnan/Indah meningkat pada gim ketiga.
Baca Juga: SSB Kapuas Khatulistiwa Raih Prestasi Gemilang di Garuda Super Championship 2026
Mereka langsung menekan sejak awal dan berhasil membuka jarak poin dari lawan.
Keunggulan 11-7 saat interval menjadi awal dominasi pasangan Merah Putih.
Setelah jeda, Adnan/Indah semakin sulit dihentikan dan terus mendulang angka hingga menutup gim penentuan dengan skor meyakinkan 21-11.
Kemenangan ini tidak hanya membawa mereka ke babak kedua Indonesia Open 2026, tetapi juga menunjukkan kemampuan bangkit saat berada dalam tekanan di turnamen level Super 1000.
Didukung suporter yang memadati Istora Senayan, Adnan/Indah berhasil mengubah situasi sulit menjadi kemenangan penting untuk menjaga asa Indonesia di sektor ganda campuran (*)
Editor : Efprizan