Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Rivalitas An Se-young vs Akane Yamaguchi Kembali Panaskan Final Indonesia Open 2026

Efprizan • Sabtu, 6 Juni 2026 | 19:53 WIB
An Se-young lolos ke final Indonesia Open 2026 di Istora Jakarta. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak)
An Se-young lolos ke final Indonesia Open 2026 di Istora Jakarta. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak)

PONTIANAK POST - Rivalitas panjang antara An Se-young dan Akane Yamaguchi kembali tersaji pada final BWF World Tour Super 1000 Polytron Indonesia Open 2026, setelah keduanya memastikan tempat di partai puncak di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (6/6).

An Se-young melangkah ke final setelah memenangi duel dramatis melawan wakil China Chen Yu Fei dengan skor 21-17, 19-21, 23-21, sementara Akane Yamaguchi tampil meyakinkan saat mengalahkan Sim Yu-jin 21-14, 21-7.

Final yang akan dilangsungkan pada Minggu (7/6), menjadi pertemuan ke-34 bagi dua tunggal putri elite dunia yang dalam beberapa tahun terakhir konsisten menghadirkan pertandingan berintensitas tinggi.

An Se-young Bangkit dari Ambang Kekalahan

An harus bekerja keras untuk menjaga peluang mempertahankan gelarnya di Indonesia Open.

Baca Juga: Jonatan Christie Melaju ke Final Indonesia Open 2026: Waspadai Kejutan Victor Lai

Dikutip dari ANTARA, pemain nomor satu dunia asal Korea Selatan itu sempat tertinggal jauh 7-17 pada gim penentuan saat menghadapi Chen Yu Fei.

Chen bahkan memegang kendali pertandingan setelah membalikkan keadaan pada gim kedua dan unggul nyaman pada set ketiga.

Namun, An menunjukkan mental juara dengan memangkas ketertinggalan, menyelamatkan sejumlah match point, lalu membalikkan keadaan untuk menang 23-21.

Kemenangan tersebut kembali menegaskan kemampuan An dalam menghadapi tekanan pada momen-momen krusial pertandingan.

Baca Juga: Jadwal Indonesia Open 2026 Hari Ini 6 Juni, Empat Wakil Indonesia Berebut Tiket Final

Akane Melaju Mulus ke Partai Puncak

Berbeda dengan An, Akane Yamaguchi melaju ke final tanpa kehilangan gim.

Pebulu tangkis Jepang itu tampil dominan saat menghadapi Sim Yu-jin dengan mengontrol reli dan memaksa lawannya terus berada dalam tekanan.

Variasi pukulan dan kecepatan pergerakan Akane membuat Sim kesulitan mengembangkan permainan sepanjang pertandingan.

Kemenangan dua gim langsung itu sekaligus memastikan Akane kembali menembus final turnamen level Super 1000 di Jakarta.

Baca Juga: Mimpi Besar dari Bangku Penonton Indonesia Open 2026

Duel Dua Juara Indonesia Open

Pertemuan kali ini mempertemukan dua pemain yang sama-sama memiliki sejarah manis di Indonesia Open.

Akane pernah menjadi juara Indonesia Open 2019 setelah mengalahkan PV Sindhu pada partai final.

Sementara An telah mengoleksi dua gelar Indonesia Open, masing-masing pada edisi 2021 dan 2025.

Dalam catatan pertemuan, An masih unggul dengan 18 kemenangan dari 33 duel sebelumnya, sedangkan Akane mengoleksi 15 kemenangan.

Baca Juga: Usai Tumbangkan Oman, Timnas Indonesia Incar Kemenangan Lagi atas Mozambik

Pertemuan terakhir keduanya terjadi pada final Singapore Open 2026 pekan lalu yang dimenangkan An melalui pertarungan tiga gim.

Indonesia Masih Menunggu Kebangkitan Tunggal Putri

Di balik rivalitas An dan Akane, Indonesia kembali harus menyaksikan final tunggal putri tanpa wakil tuan rumah.

Harapan Indonesia pada edisi 2026 sempat bertumpu pada Putri Kusuma Wardani yang berhasil mencapai perempat final.

Namun langkah Putri terhenti setelah kalah dari Chen Yu Fei dengan skor 21-13, 22-20.

Baca Juga: John Herdman Tak Hanya Menang, Tapi Juga Siapkan Masa Depan Timnas Indonesia

Kondisi tersebut membuat paceklik gelar tunggal putri Indonesia di Indonesia Open terus berlanjut sejak Ellen Angelina menjadi juara pada 2001.

Lebih dari dua dekade berlalu, sektor tunggal putri Indonesia masih berupaya menemukan penerus kejayaan yang pernah ditorehkan nama-nama besar seperti Verawaty Fadjrin, Ivana Lie, Susy Susanti, Mia Audina, Lidya Djaelawijaya, dan Ellen Angelina.

Final An Se-young melawan Akane Yamaguchi, Minggu (7/6), tidak hanya menjadi perebutan gelar bergengsi di Istora, tetapi juga menjadi pengingat bahwa Indonesia masih menunggu lahirnya generasi baru yang mampu kembali bersaing di puncak tunggal putri dunia. (*)

Editor : Efprizan
#final Indonesia Open 2026 #An Se-young #Akane Yamaguchi #tunggal putri Indonesia #putri kusuma wardani