Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Ari Eka Pimpin Perbasi Pontianak, Siapkan Pembinaan Atlet Basket Berkelanjutan

Aristono Edi Kiswantoro • Senin, 8 Juni 2026 | 22:11 WIB
MUSLUB : Ketua Umum Perbasi Kota Pontianak masa bakti 2026-2030, Ari Eka Prasetya Hardana, bersama Ketua Pengprov Perbasi Kalbar, Garuda Wiko, usai Musyawarah Luar Biasa (Muslub) Perbasi Kota Pontianak di Gedung Konferensi Untan, Minggu (7/6). (IDIL AKBAR AQSARI/PONTIANAK POST)
MUSLUB : Ketua Umum Perbasi Kota Pontianak masa bakti 2026-2030, Ari Eka Prasetya Hardana, bersama Ketua Pengprov Perbasi Kalbar, Garuda Wiko, usai Musyawarah Luar Biasa (Muslub) Perbasi Kota Pontianak di Gedung Konferensi Untan, Minggu (7/6). (IDIL AKBAR AQSARI/PONTIANAK POST)

PONTIANAK POST – Ari Eka Prasetya Hardana resmi terpilih sebagai Ketua Umum Perbasi Kota Pontianak masa bakti 2026-2030 melalui Musyawarah Luar Biasa (Muslub) yang digelar di Gedung Konferensi Universitas Tanjungpura (Untan), Minggu (7/6). Terpilih melalui mekanisme pemungutan suara, Ari kini mengemban tugas membangun pembinaan atlet basket yang lebih terstruktur dan berkelanjutan di Kota Pontianak.

Pemilihan tersebut menjadi momentum penting bagi dunia bola basket Pontianak. Di tengah meningkatnya minat generasi muda terhadap olahraga basket, Perbasi diharapkan mampu menghadirkan sistem pembinaan yang melahirkan atlet-atlet berprestasi hingga tingkat nasional.

Proses pemilihan Ketua Umum Perbasi Kota Pontianak telah berlangsung sejak Mei 2026 melalui tahapan yang dilaksanakan Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Muslub Perbasi Kota Pontianak.

TPP diketuai Aridoni Wiramedya dengan Sekretaris Layardo M Manik. Tahapan dimulai dari pengumuman pendaftaran bakal calon, pengambilan dan pengembalian formulir, verifikasi berkas, hingga penetapan calon.

Menurut Ari, terdapat dua kandidat yang memenuhi syarat hingga tahap akhir pemilihan.

“Muslub digelar di Gedung Konferensi Untan mulai pukul 09.00 sampai 16.00 dan diikuti sembilan klub resmi se-Kota Pontianak,” ujarnya kepada Pontianak Post.

Pemilihan dilakukan melalui voting oleh peserta yang memiliki hak suara.

“Dari hak angket terpilihlah saya, jadi voting ya, bukan aklamasi,” katanya.

Usai terpilih, Ari akan segera menyusun kepengurusan baru Perbasi Kota Pontianak.

Ia diberi waktu selama 30 hari untuk membentuk struktur organisasi sebelum dilakukan pelantikan resmi.

“Setelah ini kami akan melakukan penyusunan keanggotaan. Baru nanti ada pelantikan. Saya dikasih waktu 30 hari untuk menyusun keanggotaan Perbasi Kota Pontianak,” jelasnya.

Penyusunan kepengurusan tersebut menjadi langkah awal dalam menjalankan berbagai program yang telah disiapkan selama masa kampanye.

Dalam kepemimpinannya, Ari mengusung visi menjadikan Kota Pontianak sebagai pusat prestasi dan pembinaan bola basket yang unggul, profesional, serta berkelanjutan di tingkat Kalimantan Barat maupun nasional.

Fokus utama yang ingin diwujudkan adalah memperkuat pembinaan atlet usia dini secara berjenjang.

Menurutnya, pembinaan harus dimulai dari tingkat sekolah, akademi, hingga klub agar tercipta jalur pengembangan atlet yang jelas.

Selain pembinaan usia muda, peningkatan kualitas latihan dan pengembangan tim juga menjadi perhatian utama.

Ari menilai keberhasilan prestasi tidak dapat dicapai secara instan, melainkan membutuhkan sistem pembinaan yang berjalan konsisten dari tahun ke tahun.

Untuk meningkatkan daya saing basket Pontianak, Ari berkomitmen membangun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Kerja sama akan dilakukan dengan Pemerintah Kota Pontianak, KONI, Dispora, sekolah, sponsor, hingga komunitas basket.

Menurutnya, perkembangan olahraga tidak bisa hanya dibebankan kepada pengurus organisasi. Dibutuhkan dukungan bersama agar atlet memperoleh akses pembinaan, kompetisi, dan fasilitas yang memadai.

“Basket tidak bisa berkembang sendiri. Harus ada kolaborasi semua pihak agar pembinaan berjalan maksimal,” ujarnya.

Selain pembinaan atlet, Perbasi Kota Pontianak juga akan fokus menggelar kompetisi yang berkualitas dan berkesinambungan.

Kompetisi rutin dinilai penting untuk memberikan jam terbang kepada atlet sekaligus memperkuat regenerasi pemain.

Program lainnya meliputi peningkatan sarana dan prasarana olahraga, pengembangan pelatih dan wasit berlisensi, digitalisasi organisasi, serta penguatan publikasi kegiatan basket di Kota Pontianak.

Ari juga menempatkan klub-klub basket sebagai ujung tombak pembinaan atlet.

Menurutnya, klub merupakan ruang pertama bagi banyak anak muda untuk belajar disiplin, kerja sama tim, dan semangat berkompetisi.

Di balik target organisasi, terdapat harapan yang lebih besar bagi dunia olahraga Kota Pontianak. Melalui pembinaan yang lebih terstruktur, Perbasi diharapkan mampu membuka jalan bagi lebih banyak atlet muda untuk mengembangkan bakatnya.

Bagi banyak anak dan remaja, lapangan basket bukan hanya tempat berolahraga, tetapi juga ruang membangun mimpi dan masa depan.

Melalui program yang disiapkan selama empat tahun ke depan, Ari berharap Perbasi Kota Pontianak mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi serta meningkatkan daya saing bola basket Pontianak di tingkat regional maupun nasional. (bar)

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#Perbasi Kota Pontianak #Ari Eka Prasetya Hardana #basket Pontianak #pembinaan atlet basket #Muslub Perbasi Pontianak