Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Sahrul Sakti Raih Best of the Best Kejuaraan Karate Pelajar se-Kalimantan Barat INKANAS Dikbud Kalbar 2026

Chairunnisya • Rabu, 1 Juli 2026 | 18:26 WIB
Karateka Sahrul Sakti Irawan Putra bersama tim Yukan Dojo (IST)
Karateka Sahrul Sakti Irawan Putra bersama tim Yukan Dojo (IST)

PONTIANAK POST - Karateka Sahrul Sakti Irawan Putra menyabet gelar Best of the Best Kumite Junior-Under 21 dalam ajang Kejuaraan Karate Pelajar se-Kalimantan Barat "INKANAS Dikbud Kalbar Open Tournament 2026".

Gelar tersebut merupakan salah satu penghargaan paling bergengsi dalam kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat (26/6) hingga Minggu (28/6), di GOR Terpadu A. Yani Pontianak.

Prestasi yang ditorehkan ini membanggakan bagi Yukan Dojo, tempatnya berlatih yang juga meraih predikat Juara Umum 3 dengan perolehan tujuh emas, satu perak, dan 12 perunggu.

Baca Juga: Superteam Juara Umum Kejuaraan Karate Pelajar INKANAS Kalbar Perebutkan Piala Wakil Gubernur

“Alhamdulillah, saya bersyukur bisa menampilkan yang terbaik dalam pertandingan tersebut,” ujar Sahrul.

Tak kalah membanggakan, dua karateka cilik berusia delapan tahun, Agastya Bayu Cavalera dan Muhammad Fatih Abdillah, sukses mempersembahkan medali emas bagi dojo mereka. 

Adapun tujuh medali emas masing-masing diraih oleh Agastya Bayu Cavalera (kata perorangan usia dini) dan Muhammad Fatih Abdillah (kumite usia dini -30 kilogram).

Baca Juga: 1.501 Karateka Pelajar Ramaikan Kejuaraan INKANAS Dikbud Kalbar Open Tournament 2026

Selain itu, emas juga diperoleh Hafidzal Rachman (kumite pra pemula putra -30 kilogram), Kenzo Aprillio (kumite kadet putra -52 kilogram), Muhammad Azib Rizki (kumite junior putra -76 kilogram), Jenedri Akbar (kumite kadet putra -63 kilogram), dan Sahrul Sakti Irawan Putra (kumite under 21 putra -55 kilogram).

Ketua Yukan Dojo, Henni Sufriani, mengaku bersyukur atas hasil yang diraih seluruh atlet.

"Alhamdulillah dan bersyukur atas hasil yang diraih. Predikat Juara Umum III menjadi bukti bahwa proses latihan, disiplin, kerja keras atlet, pelatih, dukungan orang tua, serta kekompakan tim keluarga besar Yukan Dojo berjalan dengan baik," ujarnya.

Menurut Henni, capaian tersebut bukan menjadi titik akhir, melainkan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan atlet.

"Prestasi ini bukan akhir, melainkan motivasi untuk terus berkembang dan mempertahankan kualitas pembinaan ke depan," katanya.

Ia menilai secara umum perolehan medali telah sesuai target yang ditetapkan. Meski demikian, masih ada beberapa nomor pertandingan yang akan menjadi bahan evaluasi.

Baca Juga: Yukan Dojo Bidik Juara Umum pada INKANAS DIKBUD Kalbar Open Tournament 2026

"Yang paling penting bukan hanya jumlah medali, tetapi peningkatan teknik, mental bertanding, dan pengalaman selama kejuaraan," ucapnya.

Pembentukan Karakter Jadi Nilai Penting

Bagi Henni, hal paling berkesan dari kejuaraan tersebut bukan hanya raihan medali, melainkan semangat juang yang ditunjukkan para atlet.

Baca Juga: Wagub Kalbar Dukung Penuh Kejuaraan Karate INKANAS 2026 untuk Pembinaan Atlet Muda Berprestasi

"Melihat atlet berani tampil, bangkit setelah kekalahan, serta saling mendukung antar sesama dojo menjadi pengalaman yang sangat berharga. Kejuaraan ini bukan hanya tentang menang dan kalah, tetapi juga tentang pembentukan karakter dan mental juara," katanya.

Ia berharap prestasi tersebut menjadi awal lahirnya atlet-atlet yang mampu bersaing hingga tingkat nasional maupun internasional.

"Pembinaan latihan dapat terus ditingkatkan, regenerasi atlet berjalan baik, dan semangat berlatih tetap terjaga agar prestasi yang diraih hari ini bisa dipertahankan bahkan ditingkatkan di masa mendatang," ujarnya.

Baca Juga: Inkanas Putussibau Utara Bagikan Ratusan Takjil Gratis di Tugu Pancasila, Pererat Kepedulian di Bulan Ramadhan

Henni juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelatih, official, orang tua, serta keluarga besar Yukan Dojo yang telah mendukung perjalanan para atlet.

Tetap rendah hati saat menang dan tetap semangat untuk terus belajar," tuturnya.

Kunci Sukses Atlet Cilik

Di balik keberhasilan meraih medali emas, Agastya Bayu Cavalera yang baru berusia delapan tahun mengungkapkan bahwa konsistensi latihan menjadi kunci utama.

"Konsistensi dalam berlatih, mengevaluasi kesalahan, dan memiliki mental pantang menyerah. Saat latihan di dojo dibimbing oleh sensei-sensei yang hebat. Di rumah dibimbing oleh papa. Tak lupa doa dan support dari orang tua," ujarnya.

Baca Juga: Inkanas Putussibau Utara Bagikan Ratusan Takjil Gratis di Tugu Pancasila, Pererat Kepedulian di Bulan Ramadhan

Hal senada disampaikan orang tua Muhammad Fatih Abdillah. Menurutnya, menjaga semangat latihan anak menjadi tantangan tersendiri.

"Yang pasti harus selalu konsisten latihan, karena untuk anak-anak tantangannya lumayan berat, bagaimana mengatur mood-nya agar bisa selalu semangat setiap latihan. Kita sebagai orang tua harus full support dan percayakan semuanya kepada pelatih, sisanya biar Allah yang atur. Apa pun hasilnya Insyaallah itulah yang terbaik untuk dia," katanya. (*)

Editor : Chairunnisya
#inkanas #karate