Fajar/Fikri Melaju ke Final China Open, Jaga Asa Pertahankan Gelar

Uray Ronald • Dipublikasikan Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:32 WIB
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di babak perempat final China Open 2026 yang berlangsung di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, (24/07/2026). (ANTARA/PBSI)
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di babak perempat final China Open 2026 yang berlangsung di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, (24/07/2026). (ANTARA/PBSI)

 

PONTIANAK POST – Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri memastikan tempat di final BWF World Tour Super 1000 China Open 2026 setelah menundukkan pasangan tuan rumah Liang Wei Keng/Wang Chang pada semifinal di Changzhou, China, Sabtu. Fajar menyebut rasa saling percaya menjadi kunci keberhasilan mereka menembus partai puncak.

Unggulan kedua itu mengalahkan Liang/Wang dalam pertandingan tiga gim dengan skor 21-19, 14-21, 21-19. Kemenangan tersebut membawa Fajar/Fikri mencapai final pada dua turnamen berturut-turut setelah sebelumnya tampil di partai puncak Japan Open 2026.

Baca Juga: Fajar-Fikri Tumbangkan Nomor Satu Dunia, Juara Japan Open 2026

Saling Percaya Jadi Modal Utama

Fajar mengatakan kepercayaan antarpasangan dan dukungan seluruh tim menjadi fondasi penting dalam menghadapi pertandingan yang berlangsung ketat.

"Kembali ke final China Open dan final kedua selama dua minggu berturut-turut ini berkat saling percaya. Saya percaya Fikri, begitupun sebaliknya. Kami juga selalu percaya dengan semua yang ada di dalam tim," kata Fajar dalam keterangan resmi PP PBSI seusai pertandingan.

Hadapi Tekanan Publik Tuan Rumah

Fajar/Fikri harus menghadapi tekanan dari Liang/Wang yang tampil di hadapan pendukung sendiri. Setelah merebut gim pertama, pasangan Indonesia kehilangan gim kedua sehingga pertandingan berlanjut ke gim penentuan.

Pada gim ketiga, Fajar/Fikri sempat unggul 13-8 selepas interval. Namun, kondisi lapangan membuat pasangan Indonesia kesulitan mempertahankan keunggulan sehingga lawan mampu menyamakan kedudukan.

"Di gim ketiga setelah interval kami sudah unggul 13-8 tapi karena posisi lapangannya kalah angin, jadi kami merasakan tekanan yang sangat berat, mau defense atau melakukan serangan berat banget. Akhirnya mereka bisa bangkit dan mengejar," ujar Fajar.

"Setelah poin mepet, kami coba tidak mau kalah. Kami terus berusaha, satu demi satu dan bisa," lanjutnya.

Baca Juga: Indonesia Open 2026 Berakhir Pahit

Bangkit pada Poin Kritis

Fikri menilai permainan Liang/Wang jauh berbeda dibandingkan saat kedua pasangan bertemu pada Singapore Open. Bermain di depan publik sendiri membuat pasangan unggulan keempat itu tampil dengan semangat juang tinggi.

"Di sini, di depan publik sendiri mereka punya fighting spirit yang luar biasa. Ketinggalan berapapun mereka selalu berusaha," kata Fikri.

Ia mengakui sempat melakukan sejumlah kesalahan yang membuat momentum beralih kepada lawan. Meski demikian, Fajar/Fikri mampu kembali mengendalikan pertandingan pada poin-poin penentuan.

"Tadi juga saya sendiri banyak melakukan kesalahan sehingga momentum berpindah ke mereka tapi alhamdulillah di poin-poin kritis kami bisa unggul," ujar Fikri.

Selangkah Lagi Pertahankan Gelar

Keberhasilan melaju ke final membuat Fajar/Fikri selangkah lagi mempertahankan gelar China Open 2026. Pencapaian tersebut juga memperpanjang tren positif pasangan Indonesia dengan menembus dua final secara beruntun dalam dua pekan terakhir.

Fajar/Fikri akan menghadapi pemenang semifinal lainnya yang mempertemukan Kim Won-ho/Seo Seung-jae (Korea Selatan) melawan Ben Lane/Sean Vendy (Inggris). *

Editor : Uray Ronald
Sumber : Antara
Fajar Alfian Muhammad Shohibul Fikri China Open 2026 final China Open 2026 PP PBSI hasil semifinal Fajar Fikri