PONTIANAK POST - Pasangan ganda campuran Indonesia Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja gagal melaju ke final Taipei Open 2026 setelah dikalahkan wakil Jepang Yuta Watanabe/Maya Taguchi dengan skor 17-21, 20-22 pada babak semifinal di Taipei Arena, Sabtu. Pertandingan berdurasi 41 menit itu mengakhiri langkah Rehan/Gloria di turnamen BWF World Tour Super 300.
Rehan/Gloria Tertinggal Sejak Awal Gim Pertama
Pasangan Indonesia berada di bawah tekanan sejak awal pertandingan. Watanabe/Taguchi langsung mengambil kendali permainan dan memimpin 11-4 saat interval gim pertama.
Meski mampu menambah perolehan poin setelah jeda, Rehan/Gloria tidak berhasil membalikkan keadaan. Pasangan Jepang mempertahankan keunggulan hingga menutup gim pembuka dengan skor 21-17.
Berdasarkan catatan resmi BWF, dominasi lawan pada fase awal pertandingan menjadi faktor penting yang membuat Rehan/Gloria harus mengejar ketertinggalan sepanjang gim pertama.
Baca Juga: Leo/Daniel Melaju ke Final Taipei Open 2026, Taklukkan Unggulan Jepang dalam 34 Menit
Kebangkitan pada Gim Kedua Belum Berbuah Tiket Final
Rehan/Gloria kembali menghadapi situasi sulit pada gim kedua setelah tertinggal 5-11 saat interval. Namun, mereka menunjukkan respons positif dengan meningkatkan tempo permainan dan secara perlahan memangkas selisih angka.
Perjuangan itu membuahkan hasil ketika pasangan Indonesia berhasil menyamakan kedudukan menjadi 17-17. Momentum bahkan sempat berpihak kepada Rehan/Gloria setelah unggul 20-19 dan hanya membutuhkan satu poin lagi untuk memaksakan gim penentuan.
Namun, ketenangan pasangan Jepang pada fase akhir pertandingan menjadi pembeda. Watanabe/Taguchi merebut tiga poin beruntun untuk menutup gim kedua dengan skor 22-20 sekaligus memastikan tempat di partai final.
Baca Juga: Fajar/Fikri Pertahankan Gelar Juara China Open 2026
Langkah Terhenti, Rehan/Gloria Tetap Tunjukkan Daya Saing
Kekalahan ini mengakhiri perjuangan Rehan/Gloria di Taipei Open 2026. Meski gagal mencapai final, keberhasilan menembus babak semifinal menjadi pencapaian yang menunjukkan daya saing pasangan Indonesia di level BWF World Tour.
Penampilan hingga empat besar juga menjadi modal berharga bagi Rehan/Gloria dalam menghadapi turnamen-turnamen berikutnya. Konsistensi mereka sepanjang pekan di Taipei menjadi sinyal positif untuk terus bersaing menghadapi pasangan-pasangan papan atas dunia.*
Editor : Uray RonaldSumber : Antara