Amri/Nita Bidik Medali pada Debut Kejuaraan Dunia BWF 2026

Basilius Andreas Gas • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:56 WIB
Ganda campuran Indonesia Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah saat melawan pasangan Turki Emre Sonmez/Yasemen Bektas pada babak 32 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026 di New Delhi, India, Rabu (19/8). Amri/Nita menang dua gim langsung 21-14, 21-10. (ANTARA/HO-PBSI)
Ganda campuran Indonesia Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah saat melawan pasangan Turki Emre Sonmez/Yasemen Bektas pada babak 32 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026 di New Delhi, India, Rabu (19/8). Amri/Nita menang dua gim langsung 21-14, 21-10. (ANTARA/HO-PBSI

PONTIANAK POST - Ganda campuran Indonesia Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah langsung memasang target medali pada debut mereka di Kejuaraan Dunia BWF 2026 setelah memastikan tiket ke babak 16 besar di New Delhi, India, Rabu.

Amri/Nita melangkah ke babak 16 besar setelah mengalahkan pasangan Turki Emre Sonmez/Yasemen Bektas dua gim langsung 21-14, 21-10.

"Ini Kejuaraan Dunia pertama kami dan tidak semua pemain mendapat kesempatan seperti ini. Karena itu, kami bertekad memaksimalkannya. Mudah-mudahan bisa meraih hasil terbaik dan membawa pulang medali. Itu target kami," kata Amri dalam keterangan resmi PBSI.

Sejak awal pertandingan, Amri/Nita tampil solid dan mampu mengendalikan permainan dengan menyesuaikan pola terhadap karakter lawan.

Nita mengatakan pertahanan pasangan Turki cukup kuat sehingga mereka harus membangun serangan dengan sabar untuk mendapatkan poin.

"Sejak awal kami sudah bisa masuk ke permainan dan mencoba bermain lebih taktis karena mereka pasangan yang cukup bagus. Pertahanan mereka juga kuat sehingga kami harus beberapa kali melakukan serangan untuk mendapatkan poin," ujar Nita.

Penyesuaian Kondisi Lapangan

Pada gim pertama, Amri/Nita harus menyesuaikan permainan karena berada dalam kondisi kalah angin. Mereka kemudian berusaha lebih sabar dalam mempertahankan pola permainan hingga lawan kesulitan.

"Pada gim pertama kami bermain dalam kondisi kalah angin, jadi kami mencoba lebih sabar menahan pola permainan hingga lawan kesulitan. Pada gim kedua kondisinya lebih nyaman karena kami bermain dengan menang angin," kata Nita.

Amri mengatakan jeda sekitar tiga hari sebelum pertandingan pertama memberikan waktu yang cukup bagi mereka untuk mempersiapkan diri.

"Ada jeda sekitar tiga hari sebelum pertandingan pertama, jadi kami memiliki cukup waktu untuk mempersiapkan semuanya, mulai dari pemulihan kondisi, penyesuaian lapangan, hingga mengembalikan fokus," ujar Amri. (ant)

Editor : Basilius Andreas Gas
Sumber : Antara
BWF 2026 Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah Emre Sonmez/Yasemen Bektas New Delhi