Taklukkan Pebulutangkis India, Ruzana Melaju ke Babak Kualifikasi Indonesia Masters 2026

Mirza Ahmad Muin • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 16:03 WIB
Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Ruzana, berhasil mengalahkan wakil India, Rujula Ramu di kualifikasi Indonesia Masters 2026 Super 100 di GOR Terpadu A. Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (1/9). (ISTIMEWA)
Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Ruzana, berhasil mengalahkan wakil India, Rujula Ramu di kualifikasi Indonesia Masters 2026 Super 100 di GOR Terpadu A. Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (1/9). (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST - Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Ruzana, mengawali perjuangannya di kualifikasi Indonesia Masters 2026 Super 100 dengan kemenangan dramatis. Ruzana menaklukkan wakil India, Rujula Ramu, melalui pertarungan tiga gim di GOR Terpadu A. Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (1/9).

Ruzana harus kehilangan gim pertama setelah kalah 13-21. Namun, ia mampu bangkit pada gim kedua dan merebut kemenangan tipis 22-20 sebelum memastikan laga dengan kemenangan 21-10 pada gim penentuan.

Pertandingan gim kedua berlangsung ketat hingga memasuki poin-poin akhir. Ruzana yang sempat unggul harus menghadapi tekanan ketika skor kembali berimbang. Ia kemudian mampu menjaga fokus hingga mengamankan gim tersebut.

Baca Juga: Shutttlecock Sempat "Hilang" Tertutup Asap! Yulia Mampu Tumbangkan Pebulutangkis Perancis

Memasuki gim ketiga, permainan Ruzana lebih efektif. Ia mampu menjaga keunggulan dan menutup pertandingan dengan skor 21-10.

Usai laga, Ruzana mengaku bersyukur dapat meraih kemenangan sekaligus menyelesaikan pertandingan tanpa mengalami cedera. 

Ia juga menyebut kondisi lapangan yang berbeda membuatnya perlu menyesuaikan pola permainan.

"Alhamdulillah hari ini pertandingan berjalan lancar ya, tanpa cedera juga. Kesulitan karena ya lapangannya berbeda dari sebelumnya mungkin. Masih mencari-cari pola mainnya," ujar Ruzana.

Baca Juga: Sukses Jadi Tuan Rumah Event Bulu Tangkis Dunia, Wako Pontianak: Jadi Motivasi Atlet Lokal

Ruzana mengatakan fokus berikutnya adalah mempersiapkan pikiran dan mental menghadapi pertandingan selanjutnya. 

Ia mengaku telah melihat permainan calon lawannya untuk mengetahui pola yang dapat diantisipasi.

"Ya, yang pasti karena beberapa kali ngeliat permainan lawan selanjutnya juga mungkin kurang lebih udah tahu mengantisipasinya dan harus siap pikiran dan mental aja," katanya.

Menurut Ruzana, gim kedua menjadi salah satu bagian tersulit dalam pertandingan.  Ia sempat memimpin pada poin-poin akhir, tetapi lawan mampu mengejar sehingga pertandingan berlangsung ketat.

"Pada set ke-2 sempat mimpin pas poin-poin akhir juga. Terus jadi hampir sama dan hampir sempet kelewat juga ya dan itu fokusnya radain aja sih," ujarnya.

Pada pertandingan berikutnya, Ruzana kembali akan menghadapi wakil India. Ia mengatakan belum pernah bertemu langsung dengan lawan tersebut, tetapi telah melihat beberapa pertandingan untuk mempelajari pola permainannya.

Baca Juga: Bangkit Lewat Rubber Game, Ferdinansyah/Apriani Sabet Gelar Pontianak International Challenge

"Secara pribadi saya belum pernah ketemu lawannya. Cuman dari beberapa pertandingan, saya melihat lebih tahu cara mainnya aja sih," ucapnya.

Ruzana turut menyoroti kondisi kabut asap di Kota Pontianak yang menurutnya dapat memengaruhi kondisi fisiknya. Ia menyebut tenggorokan menjadi salah satu bagian yang perlu diantisipasi.

"Untuk cuaca mungkin ngaruh ya karena ya cukup dilihat dari asapnya dan itu mempengaruhi, kondisi dalam tubuh ya, terutama tenggorokan dan lainnya, lebih banyak untuk mengantisipasi," katanya.

Untuk menjaga kebugaran selama turnamen, Ruzana mengatakan dirinya berupaya menjaga kesehatan, mengonsumsi vitamin, serta memastikan kesiapan fisik. (iza)

Editor : Miftahul Khair
tunggal putri Indonesia Masters 2026 Super 100 ruzana Bulu Tangkis