PBSI Soroti Daya Tahan Tunggal Putra Usai Dua Turnamen di Pontianak

Uray Ronald • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 23:04 WIB
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Dendi Triansyah
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Dendi Triansyah

 

PONTIANAK POST - Menjalani pertandingan dalam dua turnamen secara beruntun menjadi pengalaman penting bagi pemain muda. Namun, rangkaian kompetisi tersebut juga membuka catatan yang perlu dibenahi, terutama dari sisi daya tahan.

Kepala Pelatih Tunggal Putra Pratama PBSI Wiempie Mahardi menjadikan aspek tersebut sebagai salah satu pekerjaan rumah setelah Richie Duta Richardo dan Dendi Triansyah tampil dalam dua turnamen di Pontianak.

"Bermain back-to-back di nomor tunggal memang tidak mudah dan kebugarannya terlihat sedikit menurun. Namun, ini menjadi pengalaman penting bagi pemain muda, terutama untuk membangun mental dan fighting spirit," kata Wiempie dalam keterangan PBSI di Jakarta, Minggu (6/9).

Menurut Wiempie, pertandingan beruntun memberikan pengalaman yang tidak hanya berkaitan dengan kemampuan teknis. Pemain juga dituntut mampu menjaga kondisi fisik sekaligus mempertahankan mental ketika menghadapi jadwal pertandingan yang padat.

Baca Juga: Sukses Gelar Indonesia Masters 2026, Wali Kota Pontianak Bidik Turnamen Bulu Tangkis Lebih Tinggi

Richie menjalani dua pekan dengan hasil berbeda. Dia menjadi juara Polytron Pontianak International Challenge 2026 setelah mengalahkan wakil India Ginpaul Sonna 24-22, 21-19 pada final.

Namun, ketika level kompetisi meningkat pada Super 100 Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026, langkah Richie terhenti di perempat final.

Dia sempat memenangi gim pertama melawan Shogo Ogawa asal Jepang dengan skor 21-8 sebelum kalah 10-21, 16-21 pada dua gim berikutnya.

Sementara itu, Dendi menunjukkan perkembangan hasil pada pekan kedua.

Setelah terhenti pada babak 32 besar International Challenge akibat kalah dari Su Wei Cheng asal Taiwan 20-22, 18-21, Dendi mampu melaju hingga semifinal Super 100 Indonesia Masters.

Dendi antara lain menyingkirkan pemain Malaysia yang lebih berpengalaman, Cheam June Wei, dengan skor 21-11, 21-10 pada perempat final.

Perjalanannya kemudian dihentikan Sun Chao asal China dalam pertandingan tiga gim 22-20, 10-21, 15-21.

Baca Juga: Dendi Triansyah Lolos Semifinal Polytron Pontianak Indonesia Masters 100, Tundukkan Wakil Malaysia

Pengalaman Penting bagi Pemain Muda

Rangkaian dua turnamen di Pontianak menjadi kesempatan bagi pemain muda tunggal putra untuk merasakan atmosfer kompetisi secara berkelanjutan.

Kondisi tersebut sekaligus memberikan gambaran kepada tim pelatih mengenai kemampuan pemain dalam mempertahankan performa setelah menjalani pertandingan dalam periode yang berdekatan.

Wiempie menilai penampilan Richie secara keseluruhan sudah maksimal. Rangkaian pertandingan tersebut selanjutnya menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kemampuan mempertahankan performa.*

Editor : Uray Ronald
Sumber : Antara
Richie Duta Richardo Dendi Triansyah PBSI tunggal putra daya tahan atlet turnamen Pontianak