PONTIANAK POST - Dua lifter putra Indonesia, Ricko Saputra dan Eko Yuli Irawan, akan menghadapi persaingan ketat pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah mencatat entry total hanya lima kilogram di bawah angka tertinggi di kelas masing-masing, Kamis.
Berdasarkan Start List Package versi kedua yang diterbitkan Federasi Angkat Besi Internasional (IWF), Ricko membukukan entry total 300 kilogram untuk kelas 60 kilogram putra. Angka tersebut hanya terpaut lima kilogram dari entry tertinggi yang dicatat lifter Korea Utara, Pang Un Chol, yakni 305 kilogram.
Ricko berada dalam kelompok teratas bersama lifter Thailand Theerapong Silachai yang juga mencatat entry total 300 kilogram. Sementara K' Duong dari Vietnam dan Yang Yang dari China masing-masing memasang 295 kilogram.
Lifter Kazakhstan Otepbergen Aliyev mencatat 290 kilogram, disusul Aqeel Abdullah Aljasim dari Arab Saudi dengan 288 kilogram dan Eleaphraime Limmong dari Filipina sebesar 285 kilogram.
Sebanyak delapan lifter akan bersaing di Grup A kelas 60 kilogram putra. Ricko dijadwalkan tampil mulai pukul 11.30 WIB di Nagoya City Trade and Industry Center.
Komposisi entry total yang berdekatan memberikan gambaran awal mengenai ketatnya persaingan di kelas tersebut. Namun, angka itu merupakan total angkatan yang didaftarkan sebelum pertandingan sehingga belum dapat menggambarkan hasil akhir kompetisi.
Eko Hadapi Tujuh Lifter dengan Jarak Tipis
Persaingan yang lebih rapat akan dihadapi Eko Yuli Irawan pada kelas 65 kilogram putra. Lifter berusia 37 tahun itu mencatat entry total 315 kilogram atau hanya lima kilogram di bawah angka tertinggi, yakni 320 kilogram.
Tiga lifter mencatat entry total 320 kilogram. Mereka adalah Sairamkez Akmolda dari Kazakhstan, He Yueji dari China, dan Pak Myong Jin dari Korea Utara.
Eko berada dalam kelompok yang sama dengan Tran Minh Tri dari Vietnam, Seraj Alsaleem dari Arab Saudi, dan Patsaphong Thongsuk dari Thailand. Ketiganya juga mencatat entry total 315 kilogram.
Satu peserta lainnya, Tatsuma Yamashita dari Jepang, memiliki entry total 300 kilogram.
Dengan komposisi tersebut, tujuh dari delapan lifter di Grup A kelas 65 kilogram berada dalam rentang entry total hanya lima kilogram, yakni 315 hingga 320 kilogram.
Kondisi itu menunjukkan rapatnya persaingan sebelum para lifter menentukan angkatan awal dan menjalani perlombaan sesungguhnya.
Eko dijadwalkan turun pada pukul 15.00 WIB di venue yang sama, sekitar tiga setengah jam setelah Ricko memulai pertandingan.
Start list yang diterbitkan IWF pada 22 September menempatkan Ricko dan Eko di Grup A pada kelas masing-masing. (ant)
Editor : Basilius Andreas GasSumber : Antara