PONTIANAK POST - Veddriq Leonardo menjadi salah satu atlet panjat tebing Indonesia yang berangkat ke Jepang untuk berlaga pada Asian Games 2026 Aichi-Nagoya.
Veddriq bersama delapan atlet lainnya dilepas Ketua Umum Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) Yenni Wahid di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Banten, Kamis (24/9).
Atlet asal Pontianak ini akan tampil pada nomor speed bersama Aditya Tri Syahria, Desak Made Rita Kusuma Dewi, dan Berthdigna Devi Surya Kusuma.
Yenni meminta Veddriq dan atlet lainnya tetap fokus menghadapi pertandingan, tetapi tidak terbebani dengan target prestasi.
"Saya harap semua atlet fokus tetapi santai diiringi dengan komitmen untuk meraih prestasi tertinggi," kata Yenni.
Baca Juga: Atlet Kebanggaan Pontianak Veddriq Leonardo Optimistis Raih Emas untuk Indonesia di Asian Games 2026
Yenni mengatakan federasi tidak ingin memberikan beban berlebihan kepada para atlet. Menurut dia, kondisi tersebut diharapkan membuat Veddriq dan kawan-kawan dapat tampil lebih lepas saat bertanding.
Meski demikian, performa maksimal dan fokus tinggi tetap diharapkan dari para atlet untuk meraih prestasi terbaik di ajang tersebut.
Veddriq Perkuat Nomor Speed
Selain Veddriq, Indonesia mengirimkan atlet untuk nomor lead dan boulder.
Nomor lead diisi Putra Tri Ramadani (Srondeng), Raviandi Ramadhan, Sukma Lintang Cahyani, dan Alma Ariella Tsani.
Sementara nomor boulder akan diperkuat Ravianto Ramadhan. Indonesia juga diperkuat Raviandi Ramadhan pada nomor boulder dalam ajang multievent olahraga terbesar di Asia tersebut.
Yenni mengimbau masyarakat Indonesia memberikan dukungan dan doa kepada para atlet agar kondisi mental mereka tetap terjaga selama mengikuti pertandingan.
Manajer timnas panjat tebing Indonesia Aries Susanti Rahayu mengatakan motivasi dari Ketua Umum PP FPTI menjadi dorongan penting bagi para atlet.
"Motivasi dari ketum sangat berarti bagi kami sebagai modal untuk berlaga di Asian Games 2026," ujar dia.
Para atlet panjat tebing Indonesia mulai menjalani babak kualifikasi pada 29 September dan berlomba hingga 3 Oktober.*
Editor : Uray RonaldSumber : Antara