Fajar/Fikri Terhenti di Semifinal, Indonesia Gagal All Indonesian Final

Basilius Andreas Gas • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 13:14 WIB
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Fajar Alfian (kiri) dan Muhammad Shohibul Fikri (kanan) kalah dalam tiga gim dengan skor 20-22, 21-19, dan 14-21 dari pebulu tangkis putra China Liang Wei Keng dan Wang Chang pada final beregu putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (ANTARA FOTO/Fauzan/kye)
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Fajar Alfian (kiri) dan Muhammad Shohibul Fikri (kanan) kalah dalam tiga gim dengan skor 20-22, 21-19, dan 14-21 dari pebulu tangkis putra China Liang Wei Keng dan Wang Chang pada final beregu putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (ANTARA FOTO/Fauzan/kye)

PONTIANAK POST - Indonesia gagal menghadirkan All Indonesian Final pada nomor ganda putra bulu tangkis Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri tersingkir di semifinal, Senin.

Fajar/Fikri dikalahkan pasangan China Liang Weikeng/Wang Chang dalam pertandingan tiga gim dengan skor 17-21, 21-13, 9-21. Pertandingan tersebut berlangsung di Ichinomiya, Aichi, Jepang.

"Selesai sudah tugas kami di Asian Games, menyumbangkan medali perunggu. Memang bukan yang kami harapkan, tapi kami tetap bersyukur. Ini lah kami, sudah bermain secara maksimal," tutur Fajar setelah pertandingan di Ichinomiya, Aichi, Jepang, Senin.

Kekalahan tersebut membuat Indonesia menyisakan pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin di nomor ganda putra. Leo/Daniel selanjutnya akan menghadapi Liang/Wang.

Fajar/Fikri Akui Keunggulan Lawan

Fajar/Fikri mengakui keunggulan Liang/Wang dalam pertandingan tersebut. Pasangan China dinilai tampil dengan pertahanan yang solid sehingga berbagai serangan dari pasangan Indonesia sulit menghasilkan poin.

Smes yang dilepaskan Fajar/Fikri beberapa kali mampu dikembalikan dengan baik oleh Liang/Wang. Kondisi tersebut membuat pasangan Indonesia kesulitan menembus pertahanan lawan.

"Pasangan China sangat luar biasa ya permainannya, mereka sangat siap, sangat tahu kelemahan kami. Sebaliknya, kami sudah mencoba berbagai cara dengan berbagai serangan tapi mereka memang sangat siap dengan pertahanannya," Fajar menceritakan.

Penilaian serupa disampaikan Fikri. Ia menyebut pasangan China bermain sangat solid sehingga serangan yang dibangun bersama Fajar tidak mampu menembus pertahanan lawan.

"Bermain sangat solid. Tadi kami berdua sudah berusaha menyerang tapi tidak bisa tembus, jadi ya itu hasilnya," kata Fikri menambahkan. (ant)

Editor : Basilius Andreas Gas
Sumber : Antara
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri Liang Weikeng/Wang Chang indonesia china