PONTIANAK POST — Shooter muda asal Kalimantan Barat (Kalbar), Yudhistira Auliya Lutfie dan Arjuna Auliya Lutfie, menorehkan prestasi dalam ajang Shooting Competition Pangdam IV/Diponegoro Championship 2026 yang berlangsung di Lapangan Tembak Gatot Subroto, Meteseh, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Kompetisi yang digelar pada 26–27 September 2026 tersebut mempertandingkan kategori IPSC Level II Handgun dan PCC, serta sejumlah nomor non-IPSC dan presisi. Yudhistira tampil menonjol dengan meraih juara pertama pada tiga kategori, yakni Production Overall 1, Production Super Junior 1, dan Production Grade B 1.
Sementara itu, Arjuna Auliya Lutfie juga mencatatkan prestasi dengan meraih juara kedua Standard Super Junior dan juara pertama Standard Grade C.
Baca Juga: Dua Atlet Perbakin Kalbar Menuju PON 2028, Dua Saudara Shooter Ukir Prestasi Gemilang
Ketua Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Kubu Raya, Tommy Hermansyah, yang merupakan keluarga dekat kedua atlet, menyebut capaian tersebut menjadi modal penting bagi shooter muda Kalbar untuk menghadapi rangkaian kompetisi dan tahapan kualifikasi menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
"Alhamdulillah, para shooter muda Kalbar, yakni Yudhistira, banyak mendapatkan medali, sekitar lima juara pertama. Adiknya, Arjuna, juga mendapatkan juara dua di dua kelas," ujar Tommy.
Menurut Tommy, torehan prestasi tersebut patut diapresiasi. Namun, capaian itu diharapkan tidak membuat para atlet berpuas diri.
Ia menekankan pentingnya menjaga konsistensi latihan sekaligus terus meningkatkan kemampuan teknis dan mental bertanding. "Semoga ke depannya prestasinya lebih ditingkatkan sehingga bisa membawa nama Kalbar nanti bertanding di PON 2028," katanya.
Baca Juga: Wagub Krisantus Buka Perbakin Kalbar Cup 2026 untuk Pembinaan Atlet Menembak
Tommy menilai berbagai kompetisi yang diikuti para shooter muda menjadi bagian penting dari proses pembinaan. Selain mengukur kemampuan teknis, kejuaraan juga menjadi sarana untuk membangun pengalaman dan mental bertanding sebelum menghadapi persaingan di level nasional.
Karena itu, ia berharap persiapan menuju PON 2028 dapat berjalan secara konsisten dan seluruh atlet tetap fokus menjalani program latihan. "Ya, mudah-mudahan semuanya dilancarkan. Mereka selalu berlatih sehingga bisa menorehkan prestasi yang membanggakan untuk masyarakat Kalbar," pungkasnya.
Kejuaraan Pangdam IV/Diponegoro Championship 2026 sendiri mempertandingkan 15 stage Handgun, 12 stage PCC, enam stage Non-IPSC, serta nomor 25 meter presisi dengan 10 butir menggunakan dua tangan. Capaian Yudhistira dan Arjuna menjadi catatan positif bagi pembinaan olahraga menembak Kalbar, khususnya dalam menyiapkan atlet muda menghadapi agenda kompetisi yang lebih besar menuju PON 2028. (den)
Editor : Miftahul Khair