Nino Sebut Timnas Mobile Legends Indonesia Kalah dari Diri Sendiri di Final Asian Games 2026

Uray Ronald • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 16:19 WIB
Tim nasional esports Indonesia nomor Mobile Legends: Bang Bang berjalan dalam jeda gim pada final Asian Games 2026 melawan Myanmar di Aichi Sky Hall, Nagoya, Jepang, Kamis (1/10/2026). (ANTARA)
Tim nasional esports Indonesia nomor Mobile Legends: Bang Bang berjalan dalam jeda gim pada final Asian Games 2026 melawan Myanmar di Aichi Sky Hall, Nagoya, Jepang, Kamis (1/10/2026). (ANTARA)

 

PONTIANAK POST — Pemain tim nasional esports Indonesia nomor Mobile Legends: Bang Bang, Syauki "Nino" Fauzan Sumarno, menilai timnya kalah dari diri sendiri saat menghadapi Myanmar pada final Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Indonesia harus puas meraih medali perak setelah takluk 0-4 dari Myanmar dalam pertandingan di Aichi Sky Hall, Nagoya, Jepang, Kamis (1/10).

Pertandingan final menggunakan format best of seven, dengan tim yang lebih dulu meraih empat kemenangan keluar sebagai juara.

Nino Akui Indonesia Tak Maksimal

Nino mengatakan tidak ada tekanan khusus yang dirasakan tim Indonesia sebelum pertandingan.

Menurut dia, persoalan justru muncul dari permainan tim sendiri ketika menghadapi Myanmar.

"Sebenarnya enggak ada tekanan. Kami seperti kalah dari diri sendiri. Itu yang jelek banget," kata Nino seusai pertandingan.

Ia mengakui hasil final tersebut membuat para pemain kecewa karena tidak mampu memberikan penampilan maksimal.

"Yang pasti sedih karena kami tadi pada Grand Final enggak dapat hasil yang maksimal," ujarnya.

Baca Juga: Indonesia Raih Medali Perak Mobile Legends Asian Games 2026, Kalah 0-4 dari Myanmar di Final

Myanmar Tampil Lebih Lepas

Nino menilai Myanmar mampu bermain lebih lepas sepanjang pertandingan.

Kondisi tersebut membuat Myanmar dapat mempertahankan kendali permainan ketika Indonesia mulai memberikan perlawanan.

"Mungkin lebih ke arah main aja kali ya. Kami kurang bagus dibanding musuh, musuh kelihatan bermain lepas banget," kata Nino.

Indonesia Tertinggal sejak Gim Pertama

Myanmar langsung mengambil kendali pada gim pertama setelah mendapatkan poin eliminasi pertama.

Mereka juga mengamankan seluruh Turtle sebelum merebut Lord pertama untuk memperbesar tekanan terhadap Indonesia.

Setelah mendapatkan Lord kedua, Myanmar terus menekan hingga menutup gim pertama dan unggul 1-0.

Indonesia sempat memimpin pada awal gim kedua.

Namun, Myanmar perlahan membalikkan keadaan, menyamakan perolehan gold, kemudian unggul 22-14 dalam poin eliminasi untuk merebut gim kedua.

Baca Juga: Timnas Mobile Legends Indonesia Siapkan Mental dan Fisik Hadapi Myanmar di Final Asian Games 2026

Myanmar Kunci Medali Emas

Indonesia kembali mengawali gim ketiga dengan baik.

Namun, Myanmar memanfaatkan Lord untuk melancarkan serangan dan merebut gim tersebut dengan keunggulan 18-6 poin eliminasi.

Hasil itu membuat Myanmar unggul 3-0 dan hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk merebut emas.

Pada gim keempat, kedua tim sempat terlibat pertukaran poin eliminasi sejak awal pertandingan.

Myanmar kemudian mengambil alih permainan dan mengamankan Lord kedua.

Pada menit ke-14, Indonesia semakin tertekan hingga Myanmar menyudahi pertandingan dengan kemenangan 4-0.

Hasil tersebut memastikan Myanmar meraih medali emas, sedangkan Indonesia membawa pulang medali perak dari nomor MLBB Asian Games 2026.*

Editor : Uray Ronald
Sumber : Antara
timnas MLBB Indonesia Indonesia vs Myanmar final MLBB Asian Games 2026 medali perak MLBB Nino MLBB