PONTIANAK POST - Perolehan medali Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 menunjukkan sebaran prestasi di sejumlah cabang olahraga.
Dari lima medali emas yang telah dikumpulkan, bulu tangkis menjadi cabang olahraga dengan sumbangan emas terbanyak, yakni dua keping.
Bulu Tangkis Sumbang Dua Emas
Emas pertama Indonesia pada Asian Games 2026 datang dari tim beregu putra bulu tangkis. Indonesia mengalahkan China pada pertandingan final dan membuka perolehan emas kontingen Merah Putih.
Dengan demikian, dari lima emas Indonesia yang tercatat hingga 1 Oktober, dua berasal dari bulu tangkis.
Baca Juga: Pelatnas Panjat Tebing Berlanjut Usai Asian Games, FPTI Bidik Olimpiade Los Angeles 2028
Data tersebut juga dikonfirmasi oleh laporan resmi Kementerian Pemuda dan Olahraga yang menyebut emas Indonesia berasal dari bulu tangkis beregu putra, Leo/Daniel, angkat besi, panjat tebing, dan kemudian panahan.
Empat Emas dari Tiga Cabor Lain
Selain bulu tangkis, Indonesia mendapatkan emas melalui Rahmat Erwin Abdullah dari angkat besi dan Desak Made Rita Kusuma Dewi dari panjat tebing nomor speed putri.
Kemenpora mencatat Desak Made meraih emas keempat Indonesia setelah mencatat waktu 6,062 detik, sekaligus memecahkan rekor Asian Games dan rekor Asia.
Baca Juga: Bisa Raih Medali Asian Games, Fitriani/Fadona Buktikan Pindah dari Tenis ke Padel Bukan FOMO
Emas kelima kemudian disumbangkan Nurisa Dian Ashrifah dari panahan nomor compound individu putri.
Olympic Council of Asia mencatat kemenangan tersebut sebagai emas pertama Indonesia dari cabang panahan sepanjang sejarah Asian Games.
Bulu Tangkis Paling Produktif dalam Emas
Jika ukurannya adalah jumlah medali emas, bulu tangkis menjadi cabor dengan kontribusi emas terbanyak Indonesia sejauh data tersebut.
Cabang ini menyumbang dua dari lima emas, sedangkan angkat besi, panjat tebing, dan panahan masing-masing menyumbangkan satu emas.
Sebaran tersebut menunjukkan bahwa perolehan emas Indonesia di Aichi-Nagoya 2026 tidak hanya berasal dari bulu tangkis.
Tiga cabang lainnya juga memberikan kontribusi penting, termasuk panahan yang mencatat sejarah melalui emas pertama Indonesia di Asian Games.
Baca Juga: Gagal ke Final Takraw Kuadran Asian Games 2026, Kusnelia Tetap Syukuri Perunggu Indonesia
Hingga 1 Oktober, lima emas tersebut juga telah membuat Indonesia melampaui target empat emas yang ditetapkan sebelum Asian Games 2026.
Editor : Khoiril Arif Ya'qob