PONTIANAK POST – Riuh sorak penonton dan semangat para atlet muda mewarnai perjalanan Kejuaraan Bola Basket Wali Kota Cup 2026 Season 2 yang resmi berakhir di Lim Tau Huat Hall (GOR Perbasi Pontianak), Sabtu (17/10). Selama hampir dua pekan, lapangan basket menjadi panggung bagi ratusan atlet untuk menunjukkan kemampuan, menguji kekuatan, dan membuktikan hasil latihan mereka dalam persaingan yang kompetitif.
Sebanyak 1.170 pebasket dari 78 tim ambil bagian dalam turnamen yang berlangsung pada 4–17 Oktober 2026 tersebut. Digelar untuk memeriahkan Hari Jadi ke-255 Kota Pontianak, kejuaraan ini tidak hanya menyuguhkan pertandingan sengit, tetapi juga menjadi ruang bagi para atlet dari berbagai kelompok usia untuk mengembangkan kemampuan dan merasakan atmosfer kompetisi.
Dari kategori pelajar hingga senior dan veteran, setiap pertandingan menghadirkan dinamika persaingan tersendiri. Para pemain muda mendapat kesempatan untuk mengasah mental bertanding, membangun kekompakan, serta belajar menghadapi tekanan di lapangan. Sementara itu, kategori senior dan veteran turut memperlihatkan bahwa kecintaan terhadap olahraga basket dapat tumbuh dan bertahan lintas generasi.
Baca Juga: Daftar Lengkap Para Juara dari Tujuh Kategori Walikota Cup 2026 Season 2
Ketua Panitia Walikota Cup 2026, Yandi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, panitia, dan pihak sponsor yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan turnamen tersebut.
Ia menilai dukungan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran kompetisi, mulai dari tahap persiapan hingga pertandingan terakhir digelar.
Adapun sponsor yang mendukung penyelenggaraan Wali Kota Cup 2026 Season 2 meliputi HFX Group, Ahuat Electronic, PT Kharisma Asia Makmur, PT Wijaya Electric Vehicle, PT Karya Nasional Indonesia, PD Asia Jaya, PT Cita Sukses Pratama, Bank Kalbar, Crystalin, dan 100 Plus.
"Pada penyelenggaraan tahun ini, panitia mempertandingkan tujuh kategori, yakni SD mix, SMP putra dan putri, SMA putra dan putri, senior putra, serta veteran KU-40.,” kata Yandi.
Meski berlangsung meriah, penyelenggaraan turnamen tidak sepenuhnya lepas dari tantangan. Kondisi cuaca yang disertai kabut asap sempat menjadi kendala, termasuk membatasi jumlah pemain Indonesian Basketball League (IBL) yang dapat hadir dalam kegiatan tersebut.
Kendati demikian, kondisi itu tidak menyurutkan optimisme panitia untuk membawa Walikota Cup ke level yang lebih tinggi. Pada tahun mendatang, turnamen ini diharapkan dapat berlangsung lebih meriah dengan skala penyelenggaraan yang lebih besar, bahkan membuka peluang untuk menjangkau persaingan tingkat nasional hingga internasional.
"Harapannya sejalan dengan tujuan utama kompetisi, yakni memperkuat pembinaan bola basket dan membuka ruang bagi lahirnya atlet-atlet potensial dari Kota Pontianak dan Kalimantan Barat."tutupnya(yad)
Editor : Hanif