Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Tetaplah Menjadi Hamba yang Beriman dan Bertakwa

Miftahul Khair • Sabtu, 12 April 2025 | 13:48 WIB
Prof. Thamrin Usman.
Prof. Thamrin Usman.

Oleh: Prof. Dr. H. Thamrin Usman, DEA*

 

Ramadan telah berlalu, meninggalkan jejak fadhilah yang tak terhitung. Semoga kita tidak termasuk dalam golongan yang "terdiskualifikasi" dari gelar mulia sebagai orang beriman dan bertakwa. Sebagaimana firman-Nya dalam Surah Al-Baqarah: 183, “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” Amin.

Ramadan adalah bulan istimewa yang tidak hanya menghapus dosa dan membebaskan dari neraka, tetapi juga "membooking" tempat di surga. Bulan ini melunakkan hati, mengasah kepekaan sosial, serta mengajak kita merasakan lapar dan dahaga saudara-saudara kita yang kurang beruntung. Ia merupakan bulan tadarus di mana setiap huruf Alquran yang dibaca akan mendatangkan pahala berlipat ganda, menjadi furqan (pembeda) antara hak dan batil serta momen berburu Lailatul Qadar, malam yang lebih baik daripada seribu bulan.

Menjadi Orang Beriman

Sebagaimana yang seringkali dibahas bahwa Ramadan adalah panggilan bagi setiap orang beriman untuk menjalankan ibadah puasa agar Allah mengangkat derajat mereka menjadi hamba-hamba-Nya yang bertakwa. Ciri-ciri orang beriman tergambar jelas dalam Surah Al-Anfal: 2-4, di mana hati mereka bergetar saat nama Allah disebut, iman mereka bertambah ketika ayat-ayat-Nya dibacakan, mereka hanya kepada Allah bertawakal, serta menegakkan salat dan menginfakkan rezeki. Atas predikat ini, Allah menjanjikan derajat tinggi, ampunan, serta rezeki mulia.

Menjadi Orang Bertakwa

Ramadan mentransformasi status seorang mukmin menjadi muttaqin, manusia yang tidak hanya memiliki iman tetapi juga takwa. Mereka menjadikan Alquran sebagai hudan (petunjuk) dan furqan (pembeda) dalam hidup sehari-hari (QS. Al-Baqarah: 2-5). Keistimewaan orang-orang bertakwa sangatlah banyak; mereka dicintai oleh Allah (QS. At-Taubah: 4), senantiasa disertai oleh-Nya (QS. An-Nahl: 128), amal perbuatan mereka diterima (QS. Al-Maidah: 27), diberikan kemampuan untuk membedakan antara hak dan batil—furqan (QS. Al-Anfal: 29), serta surga seluas langit dan bumi disiapkan untuk mereka (QS. Ali Imran: 133).

Ramadan Setiap Hari, Sepanjang Tahun

Meski Ramadan telah berlalu, marilah kita tetap mempertahankan iman dan takwa tersebut dengan menjadikan setiap hari sebagai "Ramadan" baru di mana ketaatan tidak pernah pudar, hati tetap lembut, serta tangan selalu terbuka untuk berbagi dengan sesama. Semoga kita dipertemukan kembali dengan Ramadan tahun depan. Insya Allah! Mari terus berusaha dan berlomba berbuat baik serta menebar kebaikan, karena takwa sejatinya tidak mengenal musim. Takwa adalah cahaya abadi yang akan selalu bersinar di setiap relung hati.**

 

*Penulis adalah Guru Besar Kimia Agroindustri Universitas Tanjungpura; Ketua Dewan Penasehat ICMI Orwil Kalbar, Ketua DPW HEBITREN Kalbar.

Editor : Miftahul Khair
#opini #beriman #hamba