Oleh: Aswindirno,S.Pd.,M.Pd*
Peran guru semakin penting sebagai penopang utama pembangunan karakter dan kecerdasan generasi muda dalam perjalanan bangsa Indonesia menuju "Indonesia Emas 2045". Guru yang berafiliasi dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) memiliki tanggung jawab moral dan profesional untuk mempertahankan nilai-nilai kebangsaan. Dan, berfungsi sebagai cahaya yang menerangi jalan anak-anak bangsa dengan Pancasila.
PGRI bukan hanya sebuah asosiasi profesional, melainkan juga representasi dari perjuangan dan komitmen guru untuk menjaga integritas pendidikan nasional. Nilai-nilai Pancasila seringkali dipengaruhi oleh arus globalisasi dan kemajuan teknologi yang cepat. Peran guru sebagai pelita Pancasila sangat penting, karena mereka membantu generasi muda keluar dari kekacauan moral dan identitas budaya.
Pendidikan yang didasarkan pada Pancasila tidak hanya memprioritaskan keterampilan kognitif siswa, tetapi juga membangun kepribadian yang didasarkan pada lima sila, yakni ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, demokrasi, dan keadilan sosial. Sebagai garda terdepan, guru PGRI diharapkan menanamkan nilai-nilai ini sejak kecil melalui pembelajaran kontekstual, tindakan teladan, dan komunikasi yang meningkatkan kesadaran kebangsaan.
Mendidik generasi emas indonesia adalah pekerjaan yang sulit. Karena ini adalah investasi jangka panjang, ketangguhan, keteladanan, dan konsekuensi diperlukan. Guru tidak hanya mengajar. Mereka juga menginspirasi, menumbuhkan harapan, dan membimbing. Akibatnya, guru harus terus dilatih, melindungi hak-haknya, dan pelindungan hukum serta memiliki kesempatan untuk berkembang secara profesional dan spiritual.
Sebagai pelita Pancasila, guru PGRI harus menjadi contoh nyata dalam mengamalkan nilai-nilai luhur bangsa. Menjadi pendidik yang tidak hanya pandai dalam ilmu, tetapi juga bijak dalam sikap dan luhur dalam perilaku. Jadi, cahaya yang mereka pancarkan akan menjadi suluh bagi lahirnya generasi emas yang cerdas, berkarakter, dan cinta tanah air.**
*Penulis adalah Ketua PGRI Kab. Sambas Periode 2025-2030.
Editor : Hanif